Kisah Sebastian Vettel Kejar Maling Airpods via Aplikasi Ini

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
25 May 2022 18:30
Formula One F1- Saudi Arabian Grand Prix - Jeddah Corniche Circuit, Jeddah, Saudi Arabia - December 5, 2021 General view at the start of the race REUTERS/Hamad I Mohammed     TPX IMAGES OF THE DAY

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah dirampok pada Senin (23/5), pembalap Formula 1 Sebastian Vettel mencoba untuk mendapatkan kembali barang-barangnya. Ia mencoba mengejar para pencuri menggunakan aplikasi Find My untuk melacak AirPods-nya.

Mengemudi bersama keluarganya setelah Grand Prix Spanyol, Vettel menghentikan Aston Martin-nya di sebuah hotel di Barcelona, dan turun dari mobil. Pencuri memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil tas ransel dari mobil sebelum kabur.

Juara Formula 1 empat kali itu tidak segera menghubungi polisi, tetapi berusaha menangani pencurian itu sendiri dikutip dari Apple Insider, Rabu (25/5/2022).


Vettel mengambil skuter listrik dan membuka aplikasi Find My untuk melacak AirPods yang disimpan di dalam tas.

Polisi kemudian bergabung dengan Vettel saat dia mengejar para pencuri di seluruh kota. Pihak berwajib mendesak Vettel untuk mengajukan keluhan di sebuah stasiun alih-alih melanjutkan pengejaran.

Akhirnya, Vettel menemukan AirPods miliknya di sebuah vas bunga di dekat jendela sebuah toko di wilayah Barcelona, yang sepertinya dibuang oleh pencuri.

Si pencuri tampaknya mengetahui bahwa Vettel melakukan upaya pelacakan dengan AirPods dengan bantuan aplikasi pelacak Find My.

Namun demikian, barang-barang lain yang ada di dalam ransel tetap ia bawa kabur. Polisi belum menemukan pencuri yang menggondol tas Vettel, tapi berhadap dapat segera diidentifikasi berdasarkan rekaman keamanan dari hotel.

Ransel itu berisi sejumlah barang pribadi, selain AirPods, termasuk SIM, paspor, dan beberapa kartu kredit. Merampok pebalap Formula 1 dapat menguntungkan pencuri, sebagian karena barang berharga mereka yang bernilai tinggi.

Pada Juli 2021, pebalap F1 Inggris Lando Norris dicuri jam tangannya senilai US$50.000. Dan terjadi lagi pada April 2022, pembalap Charles Leclerc, arloji seharga US$320.000 miliknya dicuri di Italia.


[Gambas:Video CNBC]

(Intan Rakhmayanti Dewi/dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading