Putin Blokir Instagram, Rusia Rilis Rossgram Sebagai Gantinya

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
17 March 2022 11:25
FILE - In this March 28, 2014 file photo, a Russian national flag flies on a hilltop near the city of Bakhchysarai, Crimea. The Group of Seven major industrialized countries on Thursday March 18, 2021, issued a strong condemnation of what it called Russia's ongoing “occupation” of the Crimean Peninsula, seven years after Moscow annexed it from Ukraine. (AP Photo/Pavel Golovkin, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha teknologi Rusia disebut akan meluncurkan aplikasi berbagi gambar di pasar domestik untuk membantu mengisi kekosongan karena diblokirnya aplikasi jejaring sosial, Instagram.

Layanan baru yang dikenal sebagai Rossgram, akan diluncurkan pada 28 Maret 2022. Aplikasi ini akan memiliki fungsi tambahan seperti crowdfunding dan akses berbayar untuk beberapa konten, demikian ditulis situs web Rossgram, dikutip dari Reuters, Kamis (17/3/2022).

"Mitra saya Kirill Filimonov dan kelompok pengembang kami sudah siap untuk pergantian ini dan memutuskan untuk tidak melewatkan kesempatan membuat aplikasi jejaring sosial populer dari Rusia yang dicintai oleh rekan-rekan kami," kata Alexander Zobov, direktur hubungan masyarakat inisiatif, tulisnya di jejaring sosial VKontakte.


Diketahui regulator komunikasi negara Rusia Roskomnadzor, memblokir akses ke Instagram. Hal tersebut dilakukan setelah pemiliknya, Meta, mengatakan pekan lalu akan mengizinkan pengguna media sosial di Ukraina untuk memposting pesan seperti "Matilah penjajah Rusia".

Meta, yang juga memiliki Facebook, mengatakan perubahan sementara dalam kebijakan ujaran kebencian hanya berlaku di Ukraina setelah invasi Rusia.

Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu menyebut bahwa mencegah Ukraina mengekspresikan perlawanan dan kemarahan mereka pada pasukan militer yang menyerang adalah tindakan yang salah.

Meta mengatakan, pihaknya mempersempit kebijakan moderasi kontennya di Ukraina untuk melarang seruan kematian seorang kepala negara.

Rusia, yang telah melarang Facebook, telah membuka penyelidikan kriminal terhadap Meta dan jaksa meminta pengadilan untuk menunjuk raksasa teknologi AS itu sebagai organisasi ekstremis. Kasus ini akan disidangkan di pengadilan dalam waktu dekat.

Menurut foto yang dibagikan oleh Zobov di Vkontakte, skema warna dan tata letak Rossgram akan sangat mirip dengan Instagram. Meta tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari desain Rossgram.

Rusia dalam beberapa bulan terakhir telah mengembangkan teknologi dalam negerinya sendri, termasuk smartphone AYYA T1 yang diproduksi oleh konglomerat negara Rostec.

Pada bulan November, Gazprom Media meluncurkan Yappy sebagai saingan domestik platform berbagi video TikTok.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Putin Serang Ukraina, Warga Rusia Tak Bisa Netflix-an Lagi


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading