Nah loh, Pasokan Obat ke Rusia Juga Bakal Macet!

Tech - Intan Rakhmayanti, CNBC Indonesia
03 March 2022 19:00
Ilustrasi (Image by AVAKA photo from Pixabay )

Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen obat dan peralatan medis mewanti-wanti bahwa pengiriman obat dan peralatan medis ke Rusia bisa terhambat karena adanya sejumlah sanksi ekonomi kepada Rusia dari sejumlah negara Barat.

Sekedar informasi, sanksi yang dikenakan oleh Amerika Serikat, Inggris, Eropa dan Kanada terhadap Rusia memang tidak berlaku untuk obat-obatan dan peralatan medis. Industri yang memiliki tanggung jawab di bawah hukum humaniter internasional akan terus memasok produk ini.

Tetapi sanksi yang telah memutuskan bank-bank Rusia dari sistem keuangan internasional, serta keputusan oleh perusahaan jasa pengiriman/logistik untuk menangguhkan layanan ke negara itu, juga dapat berdampak pada terhambatnya pengiriman pasokan medis.


MedTechEurope, kelompok lobi Eropa untuk perusahaan perangkat medis, mengatakan, penghapusan tujuh bank Rusia dari sistem pembayaran internasional SWIFT dapat menyebabkan gangguan. Tanpa akses ke sistem pembayaran itu, menjadi lebih sulit untuk bertransaksi dengan Rusia.

"Pembekuan transfer bank memang dapat berdampak pada ekspor perangkat medis dari UE ke Rusia, dan kami secara aktif melihat sejauh mana ini dan akan melihat bagaimana situasinya berkembang," kata juru bicara MedTechEurope, dikutip dari Reuters, Kamis (3/3/2022)

Sementara itu, Federasi Industri dan Asosiasi Farmasi Eropa dalam sebuah pernyataan menyerukan pengiriman obat-obatan dan vaksin yang aman kepada orang-orang yang membutuhkan di Ukraina, negara-negara anggota Uni Eropa yang berdekatan dan Rusia.

Kelompok industri obat AS PhRMA menyatakan dukungannya terkait pembebasan sanksi obat-obatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memproduksinya.

Di bawah hukum humaniter internasional, setiap orang memiliki hak untuk mengakses layanan dan pasokan medis penting, termasuk obat-obatan dan vaksin.

"Selama masa konflik, hak akses tanpa gangguan ke pasokan medis penting ini sering dilanggar," kata Lawrence Gostin, pakar hukum kesehatan masyarakat di Universitas Georgetown.

Menurutnya, pemerintah yang memberikan sanksi seharusnya juga membuat pengecualian untuk pasokan medis. Sebab, sanksi sering mengganggu layanan medis dan rantai pasokan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Uni Eropa Segera Beri Izin Darurat Penggunaan Molnupiravir?


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading