Deretan Wilayah Ini Sudah Lewati Puncak Omicron, Mana Saja?

Tech - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
01 March 2022 14:35
Zona merah di Kelurahan Kerukut, Tamansari, Jakarta, Senin (10/1/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan menyebut tren kenaikan kasus Covid-19 di tanah air mengalami penurunan. Bahkan, beberapa wilayah diklaim telah melewati fase puncak varian Omicron.

Varian Omicron sendiri dalam satu bulan lebih terakhir menjadi momok yang cukup memberikan kekhawatiran. Pasalnya, kemunculan varian ini ditandai dengan lonjakan kasus yang signifikkan.


Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan dalam keterangan resminya mengatakan, beberapa provinsi dan kota besar padat penduduk telah melewati puncak kasus Omicron.

"Secara agregat kita bisa melihat penanganan pandemi secara nasional membaik karena provinsi dengan kota = besar padat penduduk sudah melewati puncaknya dalam waktu yang cukup konsisten," kata Nadia.

Berdasarkan catatan otoritas kesehatan, kasus aktif tercatat mengalami penurunan 10% atau 19.200 kasus.

Penurunan kasus harian dan perawatan pasien terjadi di DKI Jakarta, Banten, Bali, Maluku, Papua, hingga Nusa Tenggara Barat dalam tiga minggu terakhir. Sementara dalam satu minggu terakhir, penurunan terjadi di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan.

"Beberapa provinsi sudah mulai mengonfirmasi penurunan kasus harian dan perawatan pasien," kata Nadia.

Nadia mengemukakan, tren penurunan kasus berimplikasi terhadap tingkat keterisian pasien di rumah sakit. Dalam dua hari terakhir, tak ada penambahan pasien di rumah sakit.

"Inilah yang membuat posisi perawatan pasien di rumah sakit melandai karena kontribusi di daerah dengan populasi besar juga ikut turun," jelasnya.

Pemerintah, ditegaskan Nadia, akan mempercepat vaksinasi terutama dosis kedua dan dosis ketiga. Ini merupakan langkah pemerintah untuk mempercepat transisi pandemi menuju endemi.

"Salah satu jalan agar terbebas dari pandemi dan menuju endemi adalah lewat percepatan vaksinasi," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Omicron Masuk RI, Dokter Tak Sarankan Masker Ini


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading