Awas Panas! Informasi Rahasia AS Bocor ke Tangan Hacker Rusia

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
17 February 2022 20:17
Ilustrasi peretasan jaringan internet

Jakarta, CNBC Indonesia - Peretas (hacker) yang disebut disponsori Rusia telah menargetkan kontraktor pertahanan AS selama dua tahun terakhir.

Hal tersebut diketahui melalui peringatan yang dirilis oleh Badan Keamanan dan Infrastruktur Siber (CISA), Biro Investigasi Federal (FBI), dan Badan Keamanan Nasional (NSA) demikian dikutip dari The Verge, Kamis (17/2/2022).

Menurut peringatan tersebut, peretas yang didukung Rusia telah menargetkan kontraktor pertahanan. Kontraktor yang ditargetkan adalah mereka yang mendukung Departemen Pertahanan (DoD) di berbagai bidang, seperti pengembangan senjata dan rudal, serta sistem komunikasi tempur.


Entitas yang disusupi adalah kontraktor yang mendukung program Angkatan Darat AS, Angkatan Udara, Angkatan Laut, Angkatan Luar Angkasa, Departemen Pertahanan, dan Intelijen.

Melalui intrusi terhadap kontraktor pertahanan, peretas disebut telah memperoleh informasi rahasia sensitif serta teknologi yang dikendalikan ekspor.

Dalam keadaan normal, teknologi yang tunduk pada undang-undang kontrol ekspor memerlukan lisensi untuk dirilis ke entitas asing yang memerlukan persetujuan dari pemerintah AS.

Meskipun tidak disebutkan dokumen rahasia apa yang dicuri, rincian menunjukkan bahwa informasi yang dicuri signifikan tentang operasi militer AS.

Mengingat keberhasilan upaya saat ini, FBI, NSA, dan CISA mengantisipasi bahwa aktor dunia maya yang disponsori negara Rusia akan terus menargetkan kontraktor pertahanan untuk mendapatkan informasi dalam waktu dekat.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Biden Lancarkan Serangan Balik, Hacker Rusia Dilumpuhkan


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading