Pluang: Saham AS Strategis Untuk Diversifikasi Portofolio

Tech - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
31 January 2022 13:16
Pluang (Dok: Pluang)

Jakarta, CNBC Indonesia - Fintech Pluang, mengungkapkan saham Amerika Serikat (AS) kini memiliki nilai strategis untuk dimiliki oleh investor, seiring pesatnya pertumbuhan kinerja dan kapitalisasi pasarnya sejak awal pandemi Covid-19. Pluang juga menilai bahwa saham AS dapat menjadi pilihan utama aset investasi bagi generasi muda Indonesia, yang jumlahnya sangat meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Co-Founder Pluang Claudia Kolonas, mengatakan berdasarkan beberapa data survei terkini, jumlah investor baru meningkat 32% dalam setahun terakhir yang didominasi oleh investor Gen Z. Dia mengungkapkan setelah pandemi Covid-19, masyarakat semakin tertarik berinvestasi yang tercermin dari kenaikan jumlah investor di pasar modal terutama saham. Hal ini menjadi salah satu indikator positif bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin terbuka terhadap berbagai jenis investasi.

"Dengan tingkat antusiasme yang tinggi, tentu saja hal ini merupakan salah satu hal yang menarik karena membuka banyak sekali peluang untuk menawarkan berbagai kelas aset investasi yang bertujuan untuk berdiversifikasi agar mengurangi risiko volatilitas di pasar keuangan yang tidak menentu." ujar Claudia dalam siaran resminya, Senin (31/1/2022).


Bukan hanya di Indonesia, Amerika Serikat juga mengalami lonjakan jumlah investor saham ritel dalam beberapa waktu terakhir. Peningkatan terjadi karena pasar saham tumbuh luar biasa sejak awal pandemi COVID-19, yang ditopang oleh saham-saham teknologi besar. Mereka adalah Apple, Google, Facebook, dan Netflix, yang nilainya telah berlipat ganda dari posisi terendah mereka saat pandemi.

Nilai saham Apple, misalnya, telah meningkat lebih dari 40% dalam setahun yang ditopang oleh derasnya permintaan akan produknya. Apalagi pandemi membuat masyarakat harus bekerja dari rumah (work from home) yang diadopsi perusahaan seluruh dunia.

Selain itu, tiga indeks saham utama di AS yakni Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite juga dikenal sebagai indeks saham yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di dunia.

Indeks S&P 500, misalnya, memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 39 triliun per Oktober 2021. Berdasarkan data dan fakta di Indonesia dan AS tersebut, Pluang tengah mempersiapkan untuk membuka akses investasi saham AS kepada jutaan investor Indonesia melalui instrumen investasi Contract for Difference Product (CFD). Dengan begitu investor berpotensi mendapatkan eksposur berinvestasi di pecahan saham AS.

Claudia mengungkapkan hal ini merupakan rangkaian dari rencana Pluang untuk membuka akses seluas-luasnya terhadap produk-produk investasi pilihan kepada setiap lapisan masyarakat.

"Kami percaya bahwa produk CFD saham AS adalah produk yang cocok bagi investor yang berinvestasi untuk jangka panjang. Investor dengan profil risiko moderat hingga agresif dapat menjadikan produk CFD saham AS sebagai pilihan dalam melakukan diversifikasi secara global. Memperkenalkan saham AS dalam bentuk CFD ini juga akan membantu kami menjadi aplikasi investasi yang terlengkap di Indonesia dalam hal kelas aset," jelasnya.

Pluang bekerjasama dengan PT PG Berjangka, perusahaan pialang berjangka Indonesia yang telah memperoleh izin Penyaluran Amanat Nasabah ke bursa Luar Negeri (PALN) dari Bappebti. Keduanya akan meluncurkan produk saham AS dalam bentuk CFD ini serta instrumen investasi AS yang telah diluncurkan sebelumnya yaitu Micro e-mini S&P 500 Index Futures dan Micro e-mini NASDAQ 100 Index Futures sebagai upaya Pluang untuk memungkinkan penggunanya mendapatkan eksposur pasar saham AS.

Seluruh transaksi, baik produk indeks berjangka maupun saham AS di Pluang, juga dijamin dan difasilitasi oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Artinya seluruh produk pasar saham AS di Pluang aman dan terjamin karena diatur dan diawasi oleh lembaga pemerintah terkait.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

KTT Y20 Jadi Peluang Startup RI Eksis di Arena Global


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading