Samsung, Apple, Vivo & Oppo Happy Saat Pandemi Covid, Kenapa?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
31 January 2022 12:15
A man with headphones looks at his mobile phine at the IFA consumer electronics fair in Berlin, Germany, September 4, 2019. REUTERS/Hannibal Hanschke

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 menimbulkan kesusahan bagi banyak orang. Namun para vendor smartphone malah bahagia karena pasar smartphone global bertumbuh untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Riset Counterpoint Research menyebutkan pengiriman smartphone pada 2021 tumbuh 4% dari tahun sebelumnya menjadi 1,39 miliar perangkat. Padahal pada tahun itu ada kendala Covid-19 dan kekurangan komponen di seluruh dunia menghambat pasokan.

Pada 2017, pengiriman smartphone sempat menyentuh 1,56 miliar namun setelahnya mengalami penurunan pada 2018 hingga 2020. Permintaan yang mengangkat peningkatan pengiriman smartphone datang dari wilayah seperti Amerika Utara, Amerika Latin dan India.


"Pertumbuhan di AS sebagian besar didorong oleh permintaan iPhone 12, smartphone pertama Apple berkemampuan, permintaannya berlanjut hingga kuartal pertama 2021," kata Singh Walia dari Counterpoint Research, dikutip dari CNBC International Senin (31/1/2022).

Permintaan itu berlanjut sepanjang tahun karena kuartalan Oktober-Desember berakhir dengan catatan yang kuat karena promosi liburan dan penjualan Black Friday, tambahnya.

Di India terjadi tingkat penggantian perangkat yang lebih tinggi, ketersediaan yang lebih baik, serta opsi pembiayaan yang lebih menarik untuk ponsel kelas menengah ke atas.

"Pemulihan pasar bisa menjadi lebih baik jika tak ada kekurangan komponen yang berdampak pada sebagian besar paruh kedua tahun 2021. Merek-merek utama mengatasi kekurangan komponen secara relatif lebih baik dan karenanya berhasil tumbuh dengan mendapatkan pangsa pasar dari merek-merek lainnya," terang Singh Walia.

Samsung mempertahankan posisi terdepan sebagai pembuat smartphone terbesar di dunia berdasarkan volume pengiriman meskipun pabriknya di Vietnam berada di bawah penguncian Covid untuk beberapa waktu.

Perusahaan Korea Selatan mengirimkan sekitar 271 juta perangkat pada tahun 2021 atau tumbuh 6% dari tahun lalu karena permintaan untuk ponsel kelas menengahnya meningkat.

Apple, yang melaporkan rekor pangsa pasar tertinggi di China pada kuartal terakhir, mengalami pertumbuhan pengiriman smartphone global sebesar 18% (YoY) menjadi 237,9 juta unit karena kinerja yang kuat dari seri iPhone 12. Volume pengirimannya tumbuh di pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat, Cina, Eropa, dan India.

"Di China, smartphone Apple menjadi merek smartphone teratas di kuartal IV-2021 setelah enam tahun berkat iPhone 13, dan menyalip Samsung sebagai smartphone teratas secara global di kuartal IV-2021," kata Counterpoint Research dalam laporannya.

Pembuat smartphone Cina Xiaomi mencatatkan pengiriman globalnya tumbuh sebesar 31% (YoY) menjadi 190 juta perangkat dan menjadi pembuat smartphone terbesar ketiga di dunia. Saat ini Xiaomi menguasai pasar smartphone India menggeser Samsung.

Oppo dan Vivo juga mencatat pertumbuhan dua digit tahun lalu, masing-masing mengirimkan 143,2 juta dan 131,3 juta perangkat.

Counterpoint Research mengatakan dalam laporannya bahwa ada alasan untuk optimis terhadap prospek pertumbuhan industri smartphone pada tahun 2022 jika dunia dapat menangani pandemi dan jika kekurangan rantai pasokan diselesaikan pada pertengahan tahun. Namun, beberapa analis dan investor memperkirakan kekurangan chip global akan berlangsung hingga akhir tahun ini atau hingga 2023.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Apple Jungkalkan Xiaomi, Samsung Masih Raja Ponsel Dunia


(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading