Bisa Bikin Insecure, Robot Ini Makin Mirip Manusia!

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
01 December 2021 10:25
British gallery owner Aidan Meller looks at paintings created using computer vision data recorded by robot artist 'Ai-Da', the paintings form part of Ai-Da’s debut

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan robot saat ini makin mirip dengan manusia. Salah satunya Ai-Da yang ternyata bisa menulis puisi dan melukis.

Ai-Da merupakan robot yang ditemukan Aidan Meller, dan telah menampilkan kemampuannya itu pada sebuah acara belum lama ini.

Robot tersebut menampilkan puisinya dengan menggunakan algoritma pada hari Jumat lalu. Acara tersebut adalah perayaan pada penyair besar Italia, Dante di Museum Ashmolean Universitas Oxford.


Puisi Ai-Da merupakan respon pada puisi sang penyair, Divine Comedy. Algoritma ini diambil dari pola bicara Dante dan menggunakan bank data saat membuat karya sendiri.

British gallery owner Aidan Meller looks at paintings created using computer vision data recorded by robot artist 'Ai-Da', the paintings form part of Ai-Da’s debut Foto: Robot "Ai-Da" yang bisa melukis (REUTERS/Matthew Stock)

Meller mengatakan kemampuan robot untuk meniru tulisan manusia sangat bagus. "Jika kamu membacanya tidak akan tahu itu bukan tulisan manusia," ungkapnya dikutip dari CNN International, Rabu (1/12/2021).

Ai-Da juga membacakan puisinya pada acara tersebut, dan Meller mengomentari robot itu dengan, "sangat mudah melupakan Anda tidak sedang berurusan dengan manusia".

Selain itu, Ai-Da juga membuat karya seni. Salah satunya adalah untuk pameran Dante berjudul Eye Wide Shut.

Karya itu dibuat untuk insiden di Mesir pada Oktober. Saat keamanan negara menahan robot, dan menghapus kamera pada matanya karena khawatir mengenai pengawasan dan keamanan.

British gallery owner Aidan Meller looks at paintings created using computer vision data recorded by robot artist 'Ai-Da', the paintings form part of Ai-Da’s debut Foto: Lukisan hasil karya Robot "Ai-Da"(REUTERS/Matthew Stock)

"Insiden itu menunjukkan bagaimana gugupnya dunia ini di sekitar teknologi dan kemajuannya," jelasnya.

Menurut Meller, Ai-Da dikembangkan dengan tujuan mengatasi perdebatan soal etika pengembangan AI untuk meniru dan perilaku manusia. Dia mengatakan teknologi punya dampak besar saat kehidupan.

"Akhirnya kami sadar jika teknologi memiliki dampak besar saat semua aspek kehidupan dan kami berusaha memahami seberapa banyak yang bisa dilakukan teknologi dan apa yang bisa diajarkan kepada kami mengenai diri kami sendiri," jelasnya.

Meller mengatakan dia dan timnya sadar proyek tidak mengajari bagaimana robot itu manusia. Namun menunjukkan betapa orang lain berbentuk robot. "dia manusia, namun ini menunjukkan kepada kita seberapa robotiknya sebagai manusia," kata Meller.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Daftar Profesi Manusia yang Terancam Punah, Digantikan Robot


(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading