Lagi, Jokowi Ingatkan Soal Ancaman Robot Gantikan Manusia

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
13 October 2021 13:42
Pengarahan Presiden Joko Widodo pada Peserta PPSA XXIII dan PPRA LXII Tahun 2021 LKNRI, 13 Oktober 2021. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden) Foto: Pengarahan Presiden Joko Widodo pada Peserta PPSA XXIII dan PPRA LXII Tahun 2021 LKNRI, 13 Oktober 2021. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan agar masyarakat mengembangkan kemampuan berbasis teknologi sebab bila tak beradaptasi maka beberapa pekerjaan yang dijalankan saat ini akan digantikan oleh robot.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lemhannas RI, Rabu (13/10/2021).

Jokowi menuturkan Revolusi Industri 4.0, disrupsi teknologi dan pandemi Covid-19 telah mempercepat gelombang perubahan di dunia. Saat ini dunia berubah sangat cepat sehingga menimbulkan ketidakpastian tinggi.


"Sekali lagi ketidakpastian dunia sangat tinggi sekali. Oleh sebab itu kita membutuhkan betul ilmu pengetahuan dan teknologi dan kita harus semakin arif mengakuisisi teknologi-teknologi baru terutama teknologi digital," ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan saat ini pemilik mal sudah mengelola sendiri uangnya dengan e-payment, assessor kredit sudah sangat banyak dan akan lebih banyak lagi ke depannya serta berubah menjadi fintech.

"Penerjemah sudah banyak sekali, ke depan akan hilang karena aplikasi translation. Insinyur-insinyur hati-hati bisa digantikan advance robotics," jelasnya.

Advance robotics adalah penggunaan robot humanoid (robot yang berperilaku seperti manusia) yang bisa menjalankan tugas manusia yang kompleks. Contohnya membantu tenaga kesehatan melakukan operasi bedah (surgery).


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading