Tembus Triliunan Sehari, Transaksi Kripto RI Kalahkah Saham?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
28 May 2021 14:05
Ilustrasi/ Cryptocurrency / Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Cukup mengejutkan! transaksi kripto Bitcoin cs di Indonesia dalam sehari cukup besar sampai triliunan rupiah per hari. Hal ini karena uang kripto memang sedang booming.

Apakah nilai transaksinya bisa melampaui transaksi pasar saham?

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan  (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan transaksi kripto ini karena jumlah penggunanya di Indonesia pesat. Pada tahun lalu dalam catatan Bappebti ada sekitar 2 juta pengguna, tapi saat ini mencapai 5,6 juta pengguna.


Dari sisi transaksi sangat mengejutkan, pada 2021 sepanjang Januari-April tembus Rp 237 triliun. Padahal pada 2020 nilai transaksi dari Januari-Desember hanya Rp 64,8 triliun. 

"Dalam empat bulan pertama saja ada kenaikan sudah 400%," katanya di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Artinya bila dihitung rata-rata harian transaksi kripto di Indonesia dalam 4 bulan terakhir Rp 2 triliun.

Bandingkan dengan transaksi rata-rata harian IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI), misalnya rata-rata Januari 2021: Rp 20,51 triliun, Februari 2021: Rp 15,59 triliun, Maret 2021: Rp 11,94 triliun, dan April 2021: Rp 9,44 triliun.

Hanya Sebagai Komoditas di Indonesia

Wisnu menegaskan bahwa kripto di Indonesia berperan sebagai komoditi bukan alat tukar karena ketentuan perundangan di Indonesia hanya memberikan ruang semacam itu. Sebagai komoditi, menurut Wisnu underlying asset kripto seprti Bitcoin bisa dihitung.

Ia bilang caranya dengan menghitung tiga unsur utama dalam menambang Bitcoin, yakni listrik, komputer, dan aplikasi. Menurutnya adar bisa mendapatkan 300 Bitcoin selama satu tahun dibutuhkan listrik hingga 20.000 MW yang butuh biaya besar.

Wisnu mengatakan kini menambang Bitcoin makin mahal ketimbang di awal kemunculannya. Bitcoin sudah ditambang 18,7 juta dari 21 juta. Artinya, Bitcoin yang tersisa 2,3 juta saja sehingga membuat nilainya semakin tinggi.

"Berarti biaya menambangnya kalau itu hitungannya sudah di atas US$ 20 ribu per Bitcoin sekarang, dulu nggak sampai segitu," katanya.

Menurutnya nilai intrinsik Bitcoin memang tidak ada, namun nilai minimum Bitcoin dihitung dari ongkos menambang.

"Menghitung valuenya dasarnya dari mana minimal dari cost untuk menambang Bitcoin, itu value minimalnya," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading