Live Streaming Gerhana Bulan 26 Mei, Cek Link di Sini!

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
26 May 2021 17:49
This combination photo shows the totally eclipsed moon, center, and others at the different stages during a total lunar eclipse, as seen from Los Angeles, Sunday, Jan. 20, 2019. It was also the year's first supermoon, when a full moon appears a little bigger and brighter thanks to its slightly closer position. During totality, the moon will look red because of sunlight scattering off Earth's atmosphere. That's why an eclipsed moon is sometimes known as a blood moon. In January, the full moon is also sometimes known as the wolf moon or great spirit moon. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Malam ini akan terjadi peristiwa langka yang hanya bisa disaksikan setiap 195 tahun sekali.

Fenomena ini menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) adalah Gerhana Bulan Total yang beriringan dengan Hari Raya Waisak dalam seabad terakhir pernah terjadi pada 24 Mei 1910, 14 Mei 1938, 14 Mei 1957, 25 Mei 1975 dan 16 Mei 2003.

Bagi yang ingin menyaksikan fenomena langka tersebut, bisa menyaksikannya secara streaming melalui laman resmi BMKB yaitu https://www.bmkg.go.id/gerhana/. Live Streaming ini akan merekam bagaimana gerhana bulan tersebut terjadi.


Live streaming tersebut akan menampilkan gerhana bulan di beberapa kota di Indonesia. Antara lain Malang, Yogyakarta hingga kota di ujung Timur Indonesia yaitu Sorong dan Ternate.

Sebelumnya, Peneliti Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN Andi Pangerang mengungkapkan Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021 sangat spesial karena gerhana Bulan kali ini beriringan dengan terjadi Perige, ketika bulan di jarak terdekatnya dengan Bumi.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.18.43 (WIB), 19.18.43 (WITA), 20.18.43 (WIT) dengan jarak 357.316 kilometer dari Bumi. Oleh karenanya, gerhana Bulan kali ini juga dapat disebut sebagai Bulan Merah Super.

"Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di seluruh Indonesia dari arah Timur-Tenggara (hingga Tenggara untuk Indonesia bagian Timur) tanpa menggunakan alat bantu optik apapun. Gerhana Bulan Total kali ini terletak di dekat konstelasi Scorpius," tulis Andi Pangerang.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading