Bingung Prediksi Harga Bitcoin Doge Cs? Ini Penjelasannya

Tech - Emir Y, CNBC Indonesia
26 May 2021 16:50
Ilustrasi/ Cryptocurrency / Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak investor yang mulai coba-coba masuk pada investasi mata uang kripto. Terlihat pergerakan mata uang digital ini memang menggiurkan karena pergerakan yang signifikan dalam perdagangan hariannya.

Aset kripto sangat volatile dalam perdagangan. sentiment kecil seperti tweet dari Elon Musk bisa menggerakan harga Bitcoin yang kini anjlok mencapai titik terendah dalam empat bulan terakhir. Fundamental pada aset kripto memang sulit diprediksi karena tidak ada underlying asset dari mata uang digital itu.

Sehingga sulit untuk menghitung atau memprediksi pergerakan hariannya.


Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Indrasari Wisnu Wardhana, mengatakan memang sulit untuk menghitung aset kripto. Karena aset ini tidak berwujud.

"Agak sulit karena dia tidak berwujud bukan mata uang, juga bukan instrumen keuangan dalam nilai tukar. Sementara kalau komoditi biasa ada wujudnya, ini tidak. Sehingga harga sangat bergantung pada suplai dan demand dan tergantung dari pasar," jelasnya pada Investime CNBC Indonesia, Selasa (25/5/2021).

Melihat fundamental dari aset ini sangat sulit. Menurut Indrasari pergerakan bisa terpantau dari kapitalisasi pasar. Karena tergantung dari suplai dan demand, sehingga jika sedang ramai yang membeli aset ini harga akan naik, jika banyak yang melepas tentu akan turun.

"Beda dari emas yang nilai intrinsiknya, sementara kripto sangat beresiko tinggi itu yang kita tekankan. Tergantung dari demand dan suplai dari aset itu sendiri," jelasnya.

Associate Director Pilarmas Investindo, Maximilianus Nicodemus, menjelaskan bisa saja menggunakan rumus saham diterapkan kepada mata uang kripto, khususnya dari teknikal untuk menebak probabilitas harga.

"Angkanya sih muncul dan bisa menebak probabilitasnya kita juga lakukan rumus saham ke kripto. Apa yang bisa menjadi harga itu bisa kita hitung dengan secara teknikal. Dan itu yang kami lakukan saat ini," kata Maximus.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Prank Elon Musk, Investor Kakap Ini Rugi Rp 280 M di Bitcoin


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading