Mengenal GoTo, Induk Tokopedia, Gojek & GoTo Financial

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
17 May 2021 17:40
Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo (Dok. GoTo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia kini punya startup terbesar di Asia Tenggara. Namanya GoTo Grup. Ini adalah perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia.

Dari mana GoTo diambil? Pendiri sekaligus CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan GoTo merupakan singkatan dari mana Gojek dan Tokopedia dan juga berasal dari Gotong-royong yang menjadi semangat di balik persatuan itu, seperti dikutip dari akun Instagram William Tanuwijaya.

GoTo sendiri akan menggunakan nama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, nama perusahaan Gojek sebelumnya. GoTo akan memiliki tiga anak perusahaan. Pertama, Gojek yang akan mengelola layanan termasuk GoCar, GoRide, GoFood, GoPlay, Gobox, Gomart, Gotix, hingga Gogames.


Kedua, Tokopedia yang membawahi marketplace Tokopedia, Salam, Mitra Tokopedia, Tokopedia Wedding, hingga Tokopedia Parent. Ketiga GoTo Financial yang akan mengelola GoPay, Paylater, Moka, Midtrans, Goinvestasi hingga Gosure.

Dalam perusahaan baru ini, Andre Soelistiyo (sebelumnya co-CEO Gojek) akan didapuk sebagai CEO GoTo Group dan Pacrick Cao sebagai President GoTo (sebelumnya President Tokopedia). Kevin Aluwi sebagai CEO Gojek dan Wiliam Tanuwijaya sebagai CEO Tokopedia.

Andre juga akan terus memimpin pembayaran dan layanan keuangan, di bawah merek baru GoTo Financial, yang mencakup GoPay serta penawaran layanan pedagang dan keuangan Grup.

Presiden GoTo Group Patrick Cao mengungkapkan model bisnis ke depannya akan lebih beragam, stabil, dan berkelanjutan.

"GoTo Group akan menyumbang lebih dari 2% PDB di Indonesia dan kami akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan peluang memperoleh pendapatan seiring dengan pertumbuhan perusahaan dan ekonomi kami," ungkapnya.

Berikut fakta-fakta merger kedua perusahaan ini

1. Nilai Transaksi

Total nilai transaksi penggabungan (gross transaction value/GTV) ini bruto grup ini hingga akhir 2020 lalu lebih dari US$ 22 miliar atau setara dengan Rp 319 triliun (kurs Rp 14.500/US$), dengan lebih dari US$ 1,8 miliar atau Rp 26 triliun pada 2020.

2. Armada

Total armada pengemudi terdaftar lebih dari2 juta dan jumlah mitra pedagangnya(merchants) mencapai 11 juta pada Desember 2020. Jumlah pengguna aktif mencapai 100 juta pengguna aktif bulanan dan ekosistem yang mencakup 2% dari PDB Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading