Awas! Kim Jong Un Sukses Bikin Drone Pengintai

Tech - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
28 April 2021 16:08
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bereaksi selama pertemuan dengan para pejabat Rusia pada saat kedatangannya di sebuah stasiun kereta api di pemukiman timur jauh Khasan, Rusia 24 April 2019. (Layanan Pers Administrasi Primorsky Krai / Alexander Safronov / Handout via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Utara yang berada dalam rezim kepemimpinan Kim Jong Un dikabarkan telah berhasil meluncurkan tes pengintaian dan penggunaan ofensif drone tak berawak.

Dikutip Daily NK, seorang sumber melaporkan bahwa tes dijalankan selama tiga hari dari 10 April di fasilitas pengujian di Distrik Banghyun di kota Gusong, Provinsi Pyongan Utara. Peneliti, insinyur, dan pejabat lain dari Departemen Industri Senjata, Akademi Ilmu Pertahanan Nasional, dan Biro Peninjau Senjata Kementerian Pertahanan mengamati tes tersebut.

Otoritas militer bertujuan untuk menyelesaikan tes pada 15 April, ulang tahun pendiri bangsa Kim Il Sung, dan memberitahu kepada pimpinan negara pada 14 April bahwa mereka telah melakukan "tes stabilisasi data taktis dan teknis akhir yang sukses" dari drone.


Pimpinan militer tampaknya sangat terdorong oleh uji coba yang berhasil tersebut. Kim Jong Un dilaporkan menyerahkan "pesan bersyukur" yang ditandatangani secara pribadi yang mengatakan bahwa tes yang berhasil "membangun landasan lain untuk mempromosikan kemajuan dan kekuatan Tentara Rakyat Korea."

Keberhasilan ini kabarnya akan diteruskan dalam wujud pengembangan terbaru selama lima tahun ke depan.

Sumber tersebut juga mencatat bahwa otoritas militer Korea Utara mulai memproduksi drone yang berhasil diuji setelah 15 April dengan tujuan untuk menempatkan drone pengintai dan penyerang di lapangan pada November tahun ini.

Drone sendiri merupakan agenda besar yang dibawa Kim Jong Un. Pada Januari lalu ia menyebut perkembangan keahlian pengintaian sebagai "tugas penting" bagi negara tersebut.

Sementara itu kekhawatiran akan keahlian alutsista negeri komunis itu telah membuat Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang khawatir. Bahkan ketiganya sempat memberi sanksi ekonomi terhadap Pyongyang yang makin berkeras untuk mengembangkan kemampuan rudal balistik antar benua.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading