Ini Kecanggihan Jet Tempur yang Diborong Prabowo

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
20 February 2021 17:05
Crewmen of French aircraft carrier Charles de Gaulle stand on deck next of Rafale fighter jets, off the coast of the city of Hyeres, southern France, Thursday, Jan. 23, 2020. France deploys the Charles de Gaulle aircraft carrier for a three-month mission to support International military operations in the Middle East, French President Emmanuel Macron said. (Philippe Lopez/Pool Photo via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia berhasil mendapat kepastian untuk memboyong jet-jet tempur canggih seperti seri F-15 hingga Dassault Rafale. Mulai tahun 2021-2024, TNI Angkatan Udara (AU) akan segera merealisasikan akuisisi berbagai alutsista modern secara bertahap, termasuk kedua jet tempur itu.

Lalu apa yang membuat jet tempur canggih seperti F-15 hingga Dassault Rafale istimewa?

Jet tempur seri F-15 merupakan produk dari perusahaan dirgantara, Boeing yang dikembangkan oleh McDonnel Douglas. F-15 dikatakan memiliki lima unsur generasi kelima jet tempur saat ini. Pesawat ini dapat membawa 22 air to air missile dan memiliki peralatan elektronik perang yang terbaru.


Jet tempur ini dikategorikan canggih melihat aspek persenjataan siluman, rendahnya kemungkinan terdeteksi radar musuh, tingkat performa badan pesawat saat terbang, canggihnya peralatan elektronik penerbangan meliputi komunikasi dan navigasi, serta sistem komputer yang terintegrasi yang mampu menghubungkan ke sistem lain saat keadaan genting.

Pesawat ini dapat terbang mencapai 30.000 kaki di udara. Versi terbaru dari F-15E kini dikembangkan menjadi F-15 EX. Saat ini ada empat negara yang mengoperasikan pesawat ini, yakni Israel, Jepang, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.

Sementara jet Dassault Rafale, dilansir dari situs resminya, memiliki kapabilitas 'Omnirole'. Rafale juga data berperan dalam misi permanen 'Peringatan Reaksi Cepat' pertahanan udara atau kedaulatan udara.

Jet Rafale dengan persenjataanFoto: Jet Rafale dengan persenjataan

Jet tempur buatan Prancis diklaim mampu sebagai proyeksi kekuatan dan penyebaran untuk misi eksternal, misi serangan dalam, dukungan udara untuk pasukan darat, misi pengintaian, serangan pelatihan pilot, dan tugas pencegahan nuklir.

Dassault menyebut Rafale dilengkapi keserbagunaan, yaitu kemampuan dengan sistem yang sama untuk melakukan misi yang berbeda, interoperabilitas atau kemampuan untuk bertarung dalam koalisi dengan sekutu, menggunakan prosedur umum dan perjanjian standar, serta berkolaborasi dan berkomunikasi secara real-time dengan sistem lain.

Rafale juga diklaim baik unjuk kekuatan di ketinggian rendah, kecepatan tinggi (dissuasive), atau bahkan membatalkan misi sampai detik terakhir (reversibilitas).


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading