Anggota tim penjelajah Perseverance Mars NASA mengamati kontrol misi yang menerima gambar pertama usai pesawat ruang angkasa berhasil mendarat di Mars, Kamis, 18 Februari 2021, di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sukses mendaratkan wahana penjelajahnya, Perseverance, ke kawah dekat garis khatulistiwa Planet Mars (Bill Ingalls / NASA via AP)
Para ilmuwan di pusat kendali NASA di California bersorak kegirangan ketika Perseverance dipastikan mendarat. (Bill Ingalls/NASA via AP)
Sinyal yang memberi tanda kepada pusat kendali bahwa Perseverance mendarat dalam kondisi aman, muncul 20:55 GMT atau pukul 03:55 dini hari WIB, Jumat (19/02). (Bill Ingalls/NASA via AP)
Pejabat Administrator NASA, Steve Jurczyk mengatakan pendaratan tersebut jadi momen penting tidak hanya untuk NASA namun Amerika Serikat serta eksplorasi ruang angkasa secara global. Menurutnya misi ini jadi persiapan eksplorasi manusia ke Mars di masa depan. (AP Photo/Alastair Grant)
Setelah mendarat di Mars, robot itu akan menjalani pengujian dalam beberapa minggu ke depan. Setelah itu Perseverance akan menjalani misi dalam dua tahun di wilayah Jezero Crater. (Christophe Petit Tesson, Pool via AP)
Perseverance akan melakukan penjelajahan dan menyelidiki batuan serta sedimen pada dasar danau Jezero dan sungai. Hal ini untuk melakukan karakterisasi geologi dan iklim di masa lalu pada wilayah tersebut. (NASA via AP)
Lebih dari itu, misi Perseverance ke Mars adalah mencari tanda-tanda kehidupan dari mikroba kuno. NASA dan lembaga antariksa Eropa, ESA, juga menjalankan kampanye Mars Sample Return yakni memungkinkan peneliti di Vumi untuk mempelajari sampe yang dikumpulkan Perseverance dan mencari tanda definitif kehidupan di masa lalu. (NASA via AP)
Misi ini diluncurkan pada 30 Juli 2020 dari Cape Canaveral Space Force Station di Florida, AS. Artinya Perseverance menempuh perjalanan 203 hari dan melintasi 472 juta kilometer hingga akhirnya sampai ke Mars. (Christophe Petit Tesson, Pool via AP)
AS menyusul China dan Arab Saudi yang sudah berada di Mars beberapa hari yang lalu. Tianwen-1 China mendarat pada 10 Februari 2021 dan sehari sebelumnya Hope UEA juga telah sampai di tempat yang sama. Tianwen-1 berencana membawa sejumlah material murni dari Mars serta pulang ke Bumi pada 2030 mendatang. (NASA/JPL-Caltech/USGS via AP)