Bukan kebetulan jika banyak ilmuwan penyakit memusatkan perhatian pada kelelawar, satu-satunya mamalia terbang di dunia. Kelelawar dianggap sebagai inang asli atau perantara beberapa virus yang telah menimbulkan epidemi baru-baru ini, termasuk SARS, MERS, Ebola, virus Nipah, virus Hendra, dan virus Marburg. (AP Photo/Silvia Izquierdo)