Roket Long March-5 yang membawa misi bulan Chang'e 5 lepas landas di Pusat Peluncuran Luar Angkasa Wenchang di Wenchang di provinsi Hainan, China bagian selatan, Selasa (24/11/2020). Misi tersebut adalah misi ke-6 China dan sejauh ini merupakan misi yang paling kompleks. (AP / Mark Schiefelbein)
China telah menggelontorkan miliaran dolar ke dalam program luar angkasa yang dijalankan militer, dengan harapan memiliki stasiun luar angkasa berawak pada tahun 2022 dan pada akhirnya mengirim manusia ke Bulan. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Pesawat luar angkasa tersebut mendarat di sisi dekat bulan pada Selasa malam. Tujuan misi ini adalah untuk menggali batu-batuan dan tanah di Bulan untuk membantu para ilmuwan mempelajari tentang asal-usul, formasi, dan aktivitas vulkanik satelit alami Bumi itu. (Jin Liwang/Xinhua via AP)
Menurut jurnal sains Nature, pesawat luar angkasa China ini akan mengumpulkan dua kilogram bahan permukaan di area yang belum pernah dijelajahi, yang dikenal sebagai Oceanus Procellarum atau Ocean of Storms, yang terdiri dari dataran lava yang luas. (China National Space Administration via AP)
Materi diharapkan terkumpul selama satu hari di Bulan atau setara dengan sekitar 14 hari Bumi. Jika berhasil, China akan menjadi negara ketiga yang mengambil sampel dari Bulan, setelah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet pada 1960-an dan 1970-an. (China National Space Administration via AP)