Untuk pertama kalinya, China memamerkan vaksin Covid-19 buatannya dalam sebuah pemeran dagang, yang berlangsung di Beijing pekan ini.
Seorang pengunjung dengan menggunakan masker mengambil foto instalasi virus corona dan kotak vaksi Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan farmasi China Sinopharm di Pameran Internasional China untuk Perdagangan Jasa (CIFTIS) di Beijing, Sabtu (5/9/2020). Untuk pertama kalinya, China memamerkan vaksin Covid-19 buatannya dalam sebuah pemeran dagang, yang berlangsung di Beijing pekan ini. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Vaksin dalam kemasan botol kecil tersebut sukses menarik perhatian pengunjung dan menciptakan kerumunan untuk melihat vaksin yang akan mengubah dunia dalam memerangi pandemi virus corona Covid-19. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Dalam pameran tersebut dipamerakn Vaksin Sinopharm dan Sinovac yang kini pada tahap uji klinis fase tiga. Bila terbukti manjur dan efektif vaksin ini akan diajukan kepada otoritas kesehatan guna mendapatkan pemeriksaan dan izin edar. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Sebelumnya, Sinopharm mengklaim telah mengembangkan vaksin guna menciptakan antibodi yang membuat tubuh bisa bertahan satu hingga tiga tahun terhadap virus Covid-19. Hasil ini akan diketahui setelah uji klinis akhir selesai. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Selain Sinopharm dan Sinovac, China juga mengembangkan vaksin melalui CanSino di bawah pengawasan lembaga riset militer. Vaksin ini juga sedang uji klinis fase akhir. Pada dua uji sebelumnya, vaksin ini berhasil menciptakan antibodi penawar. (AP Photo/Mark Schiefelbein)