Tambah Hampir 400 per Hari, Corona DKI Jakarta Terus Menggila

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
30 July 2020 18:28
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. saat peresmian staisun terpadu Tanah Abang, Rabu (17/6/2020) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia- Penambahan kasus positif Covid-19 harian di DKI Jakarta belum menunjukan tanda-tanda pengurangan, bahkan beberapa kali memecahkan rekor penambahan. Bahkan dalam 4 hari terakhir penambahan kasus positif baru di Jakarta hampir 2.000 orang atau sebanyak 1.850 orang.

Pada Kamis (30/07/2020) Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasus baru sebanyak 397 orang, sehingga totalnya 20.969 orang. Jumlah kasus ini hanya lebih sedikit dari epincetrum corona di Indonesia yakni Jawa Timur.

Penambahan pasien sembuh di ibu kota tercatat sebanyak 189 orang, sehingga totalnya 12.803 orang, dan penambahan kasus meninggal sebanyak 19 orang sehingga totalnya 817 orang. Penambahan kasus meninggal ini merupakan yang tertinggi dibandingkan provinsi lain.


Sebelumnya pada Rabu (29/07/2020) pemerintah mencatat penambahan kasus Covid-19 di Jakarta menembus rekor sebanyak 577 orang, dan menjadi rekor terbaru dibandingkan dua hari sebelumnya. Seperti diketahui, DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat DKI Jakarta menjadi perhatian karena hampir semua berada di zona merah. Zonasi risiko di DKI Jakarta, dari 5 kota semua berstatus risiko tinggi atau zona merah. Hanya satu yakni Kepulauan Seribu dengan risiko sedang.

Setelah mendengar penambahan kasus kembali menembus rekor pada Rabu (29/07/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di ibu kota tinggi tak lepas dari strategi Pemprov DKI Jakarta yang mencari orang-orang yang terpapar Covid-19. Mereka lantas diisolasi, kemudian diputus mata rantai penularan virus corona.

"Kalau Jakarta hanya ingin nampak angkanya kecil maka pemprov tidak usah melakukan testing. Dijamin angka Covid-19 langsung turun. Langsung turun angka Covid-19. Tetapi masalah wabahnya tidak turun, wabahnya tetap jalan terus. Tapi kita akan dapat pesan yang salah di luar sana masih ada wabah tapi kita tidak secara aktif mencari," kata Anies.

Anies menjelaskan, target pengetesan di Jakarta minimal 10 ribu orang per pekan. Akan tetapi, dalam sepekan terakhir, 43 ribu orang sudah dites. Dari total pengetesan, ada 6,3% yang positif terjangkit Covid-19. Anies bilang, kalau mereka ini tidak ketahuan, maka akan menularkan ke lebih banyak orang lagi.

Jika dibandingkan dengan pekan lalu (19/7/2020), hanya dua wilayah dengan zona merah Covid-19 di DKI Jakarta, yakni Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Bahkan pada 21 Juni, ada satu daerah zona hijau, yakni Kepulauan Seribu yang saat ini sudah berubah menjadi risiko sedang.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading