Sistem Keamanan Android Disebut Paling Rentan, Kenapa?

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
09 March 2020 16:16
Simak laporan para peneliti dari TheBestVPN berikut ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Selain menjadi sistem operasi ponsel paling populer, Android juga diketahui sebagai sistem operasi yang keamanannya paling rentan. Ini dipicu karena banyak peretas yang memanfaatkan celah dalam sistem dan aplikasi pihak ketiga.

Demikian laporan para peneliti dari TheBestVPN yang menghitung jumlah kerentanan keamanan pada berbagai platform termasuk Linux, Windows, dan Android, seperti dilansir dari 9to5google, Senin (9/3/2020).

Hasilnya, sistem keamanan milik Google, Android, menjadi sistem operasi yang menduduki posisi pertama dalam jumlah kerentanan pada 2019, yaitu mencapai 414.


TheBestVPN mengatakan bahwa celah keamanan yang ada di Android bukan salahnya sepihak, tetapi karena aplikasi Android pre-install yang memiliki lebih banyak izin tingkat tinggi, dengan satu masalah seperti yang muncul pada bulan November tahun lalu.

Disebutkan pula ada eksploitasi yang memengaruhi jutaan perangkat Android dengan chipset MediaTek juga bukan disebabkan oleh Android, melainkan karena cacat pada firmware CPU pihak ketiga.

Selain itu, menurut laporan para ahli TheBestVPN, jumlah kerentanan di Android juga tidak terlalu buruk, karena setiap tahunnya terus menurun. Misalnya pada 2017, telah ditemukan total jumlah celah keamanan sebanyak 843 dan pada akhir tahun 2019 sudah berkurang setengahnya.

Jika ditinjau dari keseluruhan celah keamanan di Android, ada berjumlah 2563 kerentanan. Data ini sendiri diambil dari National Institute of Standards dan Database National Vulnerability Database.

Berikut daftar jumlah sistem operasi dengan jumlah kerentanan paling tinggi pada 2019 menurut laporan TheBestVPN :



1. Android : 414
2. Debian Linux : 360
3. Windows Server 2016 : 357
4. Windows 10 : 357
5. Windows Server 2019 : 351
6. Adobe Acrobat Reader DC : 342
7. Adobe Acrobat DC : 342
8. cPanel : 321
9. Windows 7 : 250
10. Windows Server 2008 : 248

Informasi saja, sifat keterbukaan Google terhadap kerentanan celah keamanan sistem operasinya menjadi nilai tambah sekaligus kekurangan yang dapat diperbaiki. Sedangkan Apple sangatlah tertutup sehingga ia tidak ada didalam daftar tersebut.

Dalam sebuah pernyataan kepada Fast Company, seorang juru bicara dari Google untuk Android memberi tanggapan atas laporan ini.

"Kami berkomitmen untuk transparansi dan merilis buletin keamanan publik setiap bulan tentang masalah yang telah diperbaiki di Android untuk memperkuat keamanan ekosistem," kata juru bicara Google.

"Kami tidak setuju dengan gagasan bahwa mengukur jumlah masalah keamanan yang diperbaiki dalam OS adalah indikasi keamanan platform. Ini sebenarnya adalah hasil dari keterbukaan ekosistem Android yang berfungsi sebagaimana dimaksud," tambahnya.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading