Akses WhatsApp Cs Diblokir, Rudiantara: Saya Minta Maaf

Tech - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
23 May 2019 20:52
Menteri Rudiantara meminta pengertian masyarakat dan bersabar karena pemerintah membatasi akses ke media sosial dan layanan perpesanan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan informatika, Rudiantara, meminta pengertian masyarakat dan bersabar karena pemerintah membatasi akses ke media sosial dan layanan perpesanan. Pembatasan ini disebut telah menghambat kegiatan ekonomi jual-beli online.

Rudiantara mengatakan kebijakan ini tidak bisa pilah pilih. Pembatasan akses ini juga demi keamanan nasional.


"Begini kebijakan ini kan nggak bisa pilah pilih. Saya sampaikan ada 200 juta lebih SIM Card di masyarakat ada 170 juta orang akses internet dan salah satunya Whatsapp. Pengguna WhatsApp ada 150-200 juta kalau saya mengadress salah satu susah," ujar Rudiantara di kantor Menkopolhukam, Jakarta, Kamis (23/5/2019).


"Saya mohon maaf [...] sementara tidak bisa gunakan fitur gambar, terutama (yang) jualan online [...] memanfaatkan gambar di media sosial terkena dampaknya, saya turut prihatin. Namun yang kita jaga itu eksistensi dari NKRI."

Rudiantara menambahkan landasan hukum pembatasan akses ini adalah UU ITE pasal 40. UU ITE itu intinya ada dua. Satu, meningkatkan literasi masyarakat, memanfaatkan digital dengan baik. Kedua, manajemen digital dari konten dan pembatasan-pembatasan.

"Pemerintah melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan sebagai akibat penyalahgunaan informasi elektronik dan transaksi elektronik yang menganggu ketertiban umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ini kan jelas ganggu ketertiban umum," tambah Rudiantara.

Simak video tentang pembatasan akses ke media sosial dan WhatsApp Cs di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading