Sebuah perusahaan dirgantara Austria dan mitra China-nya melakukan uji coba Ehang 216 "taksi terbang" tanpa pilot di Eropa
Sebuah perusahaan dirgantara Austria dan mitra China-nya melakukan uji coba Ehang 216 "taksi terbang" tanpa pilot untuk pertama kalinya di Eropa pada hari kamis kemarin. (REUTERS / Leonhard Foeger)
16 baling-baling drone itu mengeluarkan suara keras ketika naik di atas lapangan di Generali Arena Wina, Austria saat uji coba terbang. (REUTERS / Leonhard Foeger)
Ehang 216 tersebut memiliki kapasitas dua tempat duduk dengan pesawat tak berawak. Telah di uji secara komprehensif dan pada dasarnya siap untuk produksi massal, kata Derrick Xiong, co-founder pembuat drone Cina EHang. (REUTERS / Leonhard Foeger)
Taksi terbang tersebut memiliki bentuk yang ramping dengan beratnya 340 kg (750 pon) dan dapat terbang dengan kecepatan hingga 150 km per jam (90 mph) selama hampir setengah jam. (REUTERS / Leonhard Foeger)
Kabin penumpang memiliki ruang yang kecil sehingga taksi tersebut hanya dapat mengangkut penumpang saja. (REUTERS / Leonhard Foeger)
Menteri Teknologi Austria Norbert Hofer juga mencoba menaiki taksi terbang itu. Taksi tersebut juga bertujuan untuk menawarkan layanan jarak pendek untuk penumpang, peralatan industri dan pengiriman medis yang mendesak. (REUTERS / Leonhard Foeger)