Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri 2026, Ini Pesannya

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
22 October 2026 11:08
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Bangkalan, (23/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto. (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pondok pesantren di Indonesia. Ucapan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mewakili presiden dan pemerintah.



Prasetyo mengatakan, pemerintah menyampaikan terima kasih atas kontribusi pesantren dalam perjalanan bangsa, mulai dari mencerdaskan kehidupan masyarakat, membentuk akhlak generasi muda, hingga menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pesantren. Kita semua memahami bahwa pesantren bukan hanya tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mendidik generasi muda agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsanya," kata Prasetyo, dalam keterangan resmi.

Menurutnya, peran pesantren telah terbukti sejak jauh sebelum Indonesia merdeka. Hingga saat ini berkembang menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pemerintah melalui Kementerian Agama memperkuat tata kelola dan pelayanan terhadap pesantren melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren.

"Tentunya yang kita harapkan adalah bagaimana seluruh pesantren dapat terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang baik, aman, nyaman, dan bermartabat bagi para santri. Ini menjadi perhatian kita bersama, dan pemerintah akan terus berupaya melakukan perbaikan serta penguatan yang diperlukan," jelasnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan para santri memiliki kesempatan yang semakin luas untuk belajar, tumbuh, dan berkarya, dengan tetap menjaga nilai-nilai keagamaan, tradisi keilmuan, dan semangat pengabdian yang selama ini menjadi kekuatan pesantren.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Wamenhaj Dahnil Ungkap Antrean Jemaah Haji RI Sekarang 14 Tahun


Most Popular
Features