Seekor kerbau albino di Bangladesh yang dijuluki "Donald Trump" akhirnya lolos dari penyembelihan setelah pemerintah turun tangan di menit-menit terakhir. Hewan berbulu pirang yang viral di media sosial itu kini dipindahkan dari peternakan menuju lokasi penampungan, dengan sejumlah laporan menyebutkan kerbau tersebut dibawa ke kebun binatang nasional di Dhaka. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Kerbau berbobot hampir 700 kilogram itu sebelumnya telah dijual untuk disembelih dalam perayaan Idul Adha. Namun, popularitasnya yang melonjak di internet membuat pemerintah Bangladesh mengambil langkah khusus untuk "menyelamatkannya". (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Menteri Dalam Negeri Bangladesh Salahuddin Ahmed memerintahkan pejabat setempat menghentikan proses penyembelihan, mengembalikan uang pembeli, sekaligus memindahkan hewan tersebut ke tempat yang lebih aman. Kerbau unik asal Narayanganj, dekat Dhaka, itu mendadak terkenal setelah video yang menampilkan bulu krem di bagian kepalanya disamakan banyak warga dengan gaya rambut khas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Popularitas kerbau itu membuat banyak warga datang ke peternakan hanya untuk berfoto selfie. Video dan klip tentang hewan tersebut juga menyebar luas di internet hingga menarik perhatian pemerintah. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Pada Rabu, warga sempat berbondong-bondong mendatangi kawasan Jijira dengan harapan bisa melihat langsung kerbau yang viral itu. Namun saat tiba di lokasi, hewan tersebut ternyata sudah dipindahkan oleh pihak berwenang. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Rekaman media lokal memperlihatkan kerbau itu digiring menggunakan tali sebelum dinaikkan ke atas truk pikap. Sejumlah pengunjung yang datang sejak pagi tampak menyaksikan proses pemindahan tersebut. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Sementara itu, pembeli kerbau bernama Moniruzzaman mengatakan pemerintah telah memberikan jaminan terkait penggantian hewan tersebut. "Kami telah diberitahu bahwa harga kerbau akan dibayar atau hewan dengan nilai yang sama akan diberikan untuk kurban," ujarnya. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)