3 Amalan Berpahala Seperti Haji, Ini Penjelasannya

Dany Gibran,  CNBC Indonesia
30 April 2026 15:17
Ilustrasi Mekkah. (AP/Ministry of Media)
Foto: Ilustrasi Mekkah. (AP/Ministry of Media)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Tidak semua umat Islam memiliki kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Selain faktor finansial, berbagai hal lain juga bisa menjadi penghalang, mulai dari kondisi kesehatan, kesiapan hati, hingga ketentuan yang menjadi kehendak Allah SWT.

Ibadah Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan bagi setiap Muslim yang mampu, baik secara fisik, finansial, maupun keamanan perjalanan.

Namun, bagi yang belum memiliki kesempatan, bukan berarti kehilangan peluang untuk meraih pahala besar.

Mengutip dari NU Online Jabar, terdapat sejumlah amalan yang jika dilakukan dengan ikhlas dan konsisten, pahalanya disebut menyerupai pahala ibadah haji dan umrah.

1. Menjaga Salat Berjamaah dan Salat Dhuha

Salah satu amalan utama adalah menjaga shalat lima waktu secara berjamaah di masjid. Salat berjamaah memiliki keutamaan besar, bahkan pahalanya berlipat dibandingkan salat sendirian.

Selain itu, melaksanakan salat dhuha juga sangat dianjurkan. Dalam hadits riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa:

  • Orang yang keluar dari rumah dalam keadaan suci (berwudhu) untuk menunaikan salat wajib disebut dalam hadis mendapat pahala seperti haji

  • Orang yang keluar untuk melaksanakan salat dhuha dengan niat ikhlas akan mendapatkan pahala seperti umrah

Hal ini menunjukkan bahwa konsistensi dalam ibadah harian memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.

2. Berdzikir Setelah Subuh Hingga Matahari Terbit

Amalan berikutnya adalah tetap berada di masjid setelah shalat subuh berjamaah untuk berdzikir hingga matahari terbit, kemudian dilanjutkan dengan shalat dua rakaat.

Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi dijelaskan bahwa amalan ini akan diganjar pahala seperti haji dan umrah. Aktivitas dzikir ini tidak terbatas pada lafaz tertentu, tetapi juga dapat diisi dengan:

  • Membaca Al-Qur'an

  • Mengikuti majelis ilmu

  • Merenungi kebaikan

Setelah matahari terbit (sekitar 10-15 menit), dianjurkan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat yang dikenal sebagai salat isyraq.

3. Pergi ke Masjid untuk Menuntut Ilmu

Selain ibadah salat, menuntut ilmu juga memiliki keutamaan yang besar. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa orang yang pergi ke masjid dengan tujuan belajar atau mengajarkan kebaikan akan mendapatkan pahala seperti haji yang sempurna.

Hal ini menegaskan bahwa:

  • Ilmu memiliki kedudukan tinggi dalam Islam

  • Aktivitas belajar dan mengajar merupakan bagian dari ibadah

Dengan niat yang benar, kegiatan seperti menghadiri kajian dapat bernilai besar di sisi Allah SWT.

Penting untuk Dipahami

Meskipun ketiga amalan di atas disebut memiliki pahala yang menyerupai haji dan umrah, hal tersebut tidak menggugurkan kewajiban haji bagi yang sudah memenuhi syarat kemampuan.

Keserupaan pahala ini lebih bertujuan sebagai motivasi (targhib) agar umat Islam tetap semangat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, meskipun belum memiliki kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

 

(dag/dag) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Mengapa Nabi Muhammad Hanya Sekali Berhaji? Ini Makna Besarnya


Most Popular
Features