Terbongkar! Pedagang Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Sini

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Rabu, 25/02/2026 13:50 WIB
Foto: Penjualan air Zam zam di Tanah Abang, Jakarta. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pedagang air zamzam di Pasar Tanah Abang ungkap pengiriman air zamzam dari Arab Saudi ke Indonesia, setelah pemerintah Arab Saudi membatasi ekspor air zamzam. ‎Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada Kamis (19/2/2026) lalu, beberapa pedagang mengaku air zamzam dibawa melalui jamaah umrah, importir, maupun pramugari

‎Salah satunya diungkap oleh Riadi, di mana air zamzam biasanya di bawa oleh jamaah umrah, meski ada pembatasan saat membawa air tersebut.



‎"Kalau di sini, air zamzam-nya di bawa oleh jamaah umrah ya, kalau haji kan susah ya, ada ketentuannya," kata Riadi saat ditemui CNBC Indonesia.

‎Adapun jamaah umrah tersebut juga merupakan bagian dari toko tersebut.

‎"Jamaah umrahnya orang toko ini juga, memang dia sering ke Tanah Suci sih," lanjut Riadi.

‎Sedangkan pedagang lainnya yakni Firman, mengaku air zamzam berasal dari importir dan distribusi khusus.

Foto: Penjualan air Zam zam di Tanah Abang, Jakarta. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)
Penjualan air Zam zam di Tanah Abang, Jakarta. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi)



‎"Air zamzam yang dijual di sini dari importir, ada importir khususnya, karena sekarang kan persyaratannya lumayan ketat, enggak bisa sembarangan bawa air zamzam-nya," kata Firman.

‎Oleh karena itu, harga air zamzam yang dijual cukup mahal, di mana untuk kemasan galon 5 liter bisa mencapai Rp 500.000-an.

‎"Karena lewat importir khusus, jadi harganya mahal, segini (galon 5 liter) saja bisa Rp 500.000," ujar Firman.

‎Sementara itu, ada juga yang dibawa oleh pramugari, karena adanya pembatasan ekspor air zamzam.

‎"Di sini dibawa pramugari ya, karena kalau lewat orang biasa, sudah enggak boleh dari sananya," kata Deny.


Deny menambahkan, dalam sehari, dirinya bisa mendapatkan lima kemasan untuk galon 5 liter, meski harus disimpan terlebih dahulu dan bisa diambil dalam setiap dua minggu sekali.

"Tapi, ngambilnya 2 minggu sekali, ya sehari bisa 5 galon lah," ucapnya.


(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Cara Penyelenggaraan Haji & Umrah Berdayakan Ekonomi RI