Bacaan Doa Buka Puasa Ramadan 2026: Arab, Latin, dan Artinya

Dany Gibran,  CNBC Indonesia
19 February 2026 17:00
Muslims eat their meal on the first Friday of the holy fasting month of Ramadan inside a mosque in Bangkok, Thailand, May 18, 2018. REUTERS/Soe Zeya Tun
Foto: REUTERS/Soe Zeya Tun
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Umat Islam di Indonesia tengah menjalani ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Februari-Maret 2026.

Setelah menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar, waktu berbuka puasa menjadi momen yang paling dinantikan sekaligus penuh keberkahan.

Islam mengajarkan agar umat Muslim tidak hanya segera membatalkan puasa saat waktunya tiba, tetapi juga mengawalinya dengan doa sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan.

Membaca doa berbuka merupakan amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW dan menjadi waktu mustajab untuk memanjatkan harapan serta permohonan kepada-Nya.

Berikut bacaan doa berbuka puasa yang dapat diamalkan beserta arti dan keutamaannya.

Doa Berbuka Puasa Versi 1

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Bacaan Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.

Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Doa Berbuka Puasa Versi 2

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Bacaan Latin: Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insyaallah." (HR. Abu Daud)

 

Keutamaan Buka Puasa di Awal Waktu

Berikut keutamaan menyegerakan berbuka puasa yang perlu diketahui.

1. Termasuk Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk segera berbuka setelah waktu Maghrib tiba. Dalam hadis riwayat Sahl bin Sa'ad, Nabi bersabda:

"Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa menyegerakan berbuka merupakan sunnah yang dianjurkan dan menjadi bagian dari tuntunan Nabi.

2. Tanda Umat yang Selalu dalam Kebaikan

Para ulama menjelaskan bahwa menjaga sunnah berbuka tepat waktu merupakan tanda kebaikan umat. Selama kaum Muslimin tetap mengikuti ajaran Nabi dalam hal ini, mereka akan senantiasa berada dalam keberkahan dan kebaikan.

Sebaliknya, menunda berbuka tanpa alasan yang jelas tidak dianjurkan dalam Islam.

3. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Saat berbuka puasa juga termasuk waktu yang baik untuk memanjatkan doa. Rasulullah SAW bersabda:

"Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua, doa orang yang berpuasa ketika berbuka, dan doa orang yang dizalimi."
(HR. Tirmidzi, dinilai hasan oleh para ulama)

Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa berbuka dan memohon kebaikan sebelum menyantap makanan atau minuman.

4. Bentuk Ketaatan kepada Syariat

Menyegerakan berbuka mencerminkan sikap taat dan disiplin dalam menjalankan ibadah. Islam tidak menganjurkan sikap berlebihan (ghuluw), termasuk menunda berbuka dengan sengaja setelah waktunya tiba.

Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan untuk segera membatalkan puasa setelah matahari terbenam.

5. Membantu Memulihkan Kondisi Tubuh

Selain bernilai ibadah, berbuka tepat waktu juga bermanfaat bagi kesehatan. Setelah berpuasa seharian, tubuh membutuhkan asupan cairan dan energi untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah serta mencegah dehidrasi dan rasa lemas.

Hal ini sejalan dengan prinsip Islam yang tidak mengajarkan umatnya untuk membahayakan diri sendiri.

6. Sesuai dengan Hikmah Puasa

Puasa bukan bertujuan untuk menyiksa diri, melainkan melatih pengendalian diri, meningkatkan rasa syukur, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menyegerakan berbuka menunjukkan bahwa ibadah dijalankan secara seimbang dan sesuai dengan tuntunan syariat.

Dengan memahami keutamaan ini, umat Muslim diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih baik. Menyegerakan berbuka, membaca doa, dan bersyukur atas nikmat yang diberikan menjadi bagian dari upaya meraih keberkahan di bulan suci.

(dag/dag) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]


Most Popular
Features