MARKET DATA

Dulu Miskin, Kini Raksasa Ekonomi: RI Mesti Belajar dari Negara Ini

Aisha Mayra,  CNBC Indonesia
10 August 2026 12:20
10 Negara Sultan dengan Cadev Terbesar di Planet Ini
Foto: Infografis/ 10 Negara Sultan dengan Cadev Terbesar di Planet Ini/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam 30 tahun terakhir, peta pendapatan dunia berubah drastis. Sejumlah negara yang pada pertengahan 1990-an masih masuk kelompok berpendapatan rendah atau menengah kini telah naik kelas, bahkan beberapa di antaranya berhasil masuk kategori negara berpendapatan tinggi.

Indonesia ikut mengalami perubahan tersebut. Berdasarkan klasifikasi Bank Dunia, Indonesia naik dari kelompok lower-middle income pada 1995 menjadi upper-middle income pada 2025.

Namun perubahan terbesar justru terjadi di Asia dan Eropa Timur. Di sisi lain, Guyana menjadi salah satu negara dengan lompatan paling mencolok setelah ledakan industri minyak lepas pantai mengubah struktur ekonominya.

Asia Jadi Motor Kenaikan Pendapatan

Perubahan paling luas terjadi di Asia. Dalam kurun 1995-2025, sebanyak 30 ekonomi di kawasan ini naik sedikitnya satu tingkat dalam klasifikasi pendapatan Bank Dunia.

Kenaikan tersebut didorong kombinasi pertumbuhan manufaktur, ekspor, hingga berkembangnya industri teknologi. Meski demikian, tingkat pendapatan antarnegara di Asia masih sangat beragam sehingga kesenjangan ekonomi di kawasan belum sepenuhnya hilang.

Indonesia Ikut Naik Kelas

Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil memperbaiki posisi dalam tiga dekade terakhir.

Bank Dunia kini menempatkan Indonesia sebagai negara upper-middle income, naik dari lower-middle income pada 1995. Perubahan tersebut menunjukkan peningkatan pendapatan nasional per kapita sehingga Indonesia berpindah ke kelompok negara berpendapatan menengah atas.

Meski demikian, Indonesia belum masuk kelompok negara berpendapatan tinggi (high income) yang dihuni sebagian besar negara maju.

 

Perubahan besar juga terlihat di Eropa Timur.

Bulgaria, Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovakia, Rumania, hingga Rusia berhasil naik dari kelompok lower-middle income menjadi high income dalam periode yang sama.

Transformasi tersebut didukung reformasi ekonomi, meningkatnya investasi, serta integrasi ekonomi dengan Eropa, terutama bagi negara-negara yang kemudian bergabung dengan Uni Eropa.

Guyana Jadi Pengecualian

Jika sebagian besar negara membutuhkan puluhan tahun untuk naik kelas, Guyana melakukannya jauh lebih cepat.

Negara di Amerika Selatan itu melonjak dari kelompok low income menjadi high income. Lompatan tersebut terjadi setelah pengembangan cadangan minyak lepas pantai mendorong output ekonomi dan penerimaan negara meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Guyana menjadi salah satu perubahan paling ekstrem dalam data Bank Dunia selama tiga dekade terakhir.

Meski sama-sama berhasil naik kelas, jalan yang ditempuh tiap negara ternyata berbeda.

Asia banyak ditopang ekspor, industrialisasi, dan perkembangan sektor teknologi. Eropa Timur tumbuh melalui reformasi ekonomi dan investasi, sementara Guyana mengalami percepatan berkat boom minyak.

Artinya, perpindahan kelas pendapatan tidak mengikuti satu pola yang sama. Struktur ekonomi, sumber pertumbuhan, hingga kebijakan pembangunan masing-masing negara menghasilkan lintasan yang berbeda.

Naik Kelas Bukan Garis Akhir

Klasifikasi pendapatan Bank Dunia mengelompokkan negara berdasarkan gross national income (GNI) per kapita menjadi empat kategori, yakni low income, lower-middle income, upper-middle income, dan high income.

Perpindahan dari satu kelompok ke kelompok lain menunjukkan peningkatan pendapatan rata-rata masyarakat. Namun klasifikasi tersebut tidak secara otomatis mencerminkan kualitas layanan publik, pemerataan kesejahteraan, maupun tingkat pembangunan secara keseluruhan.

Karena itu, perubahan peta pendapatan dunia selama 30 tahun terakhir lebih tepat dibaca sebagai gambaran bagaimana struktur ekonomi global terus bergeser. Sebagian negara berhasil naik kelas, sementara negara lain masih berada dalam proses mengejar tingkat pendapatan yang lebih tinggi.

 

(mae/mae)



Most Popular