Perang Membara Tapi RI Banjir Kabar Baik, IHSG & Rupiah Tetap Pesta?
- Pasar keuangan RI ditutup menguat, bursa saham dan nilai tukar menguat
- Wall Street turun di tengah derasnya aksi sjual saham teknologi
- Dampak Penjualan ritel AS, inflasi Zone Eropa, dan Final Piala Dunia 2026 menjadi penggerak utama pasar pada hari ini hingga akhir pekan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan dalam negeri ditutup di zona hijau. Bursa saham dan rupiah kompak menguat di tengah rilis berbagai sentimen positif.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan kembali lebih lega walaupun masih menghadapi tantangan pada hari ini terutama karena perang yang belum menemukan titik terangnya di hari terakhir perdagangan bursa pekan ini.
Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 66,24 poin atau 1,1% ke level 6.108,21 kemarin, Kamis (16/6/2026).
Sebanyak 385 saham naik, 254 turun, dan 326 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 13,22 triliun melibatkan 26,23 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 10.659 triliun.
Adapun sejumlah saham yang mendorong IHSG sejak pagi tadi adalah Amman Mineral (AMMN), Bank Mandiri (BMRI), Astra (ASSI), hingga Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
(gls/gls) Add
source on Google