Prospek Harga Emas Berubah, Ini Ramalan Terbaru dari 4 Lembaga Dunia

mae, CNBC Indonesia
Senin, 13/07/2026 06:49 WIB
Foto: emas

Jakarta, CNBC Indonesia - Prospek harga emas dalam jangka pendek masih dibayangi ketidakpastian.

Di satu sisi, logam mulia mendapat dorongan dari memanasnya konflik geopolitik dan meningkatnya permintaan aset safe haven. Namun di sisi lain, penguatan dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS, serta sikap hawkish bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menjadi penghambat utama reli emas.

Pada hari ini, Senin (13/7/2026) pukul 06.37 WIB, harga emas ambruk 1,23% ke US$ 4069,26 per troy ons. Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya.

Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (10/7/2026), harga emas ditutup melemah 0,03% ke posisi US$ 4120,08 per troy ons.

Secara keseluruhan, harga emas melemah 1,31% pada pekan lalu. Pelemahan pekan lalu juga menjadi kabar buruk setelah harganya naik 2,12% pada pekan lalu.


(mae/mae) Add as a preferred
source on Google
Pages