Indeks Ketahanan Energi Meningkat di 2025, Ini Datanya
Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan indeks ketahanan energi Indonesia meningkat pada 2025. Dimana skor indeks naik dari 6,74 pada 2024 menjadi 7,13 pada 2025, sehingga menempatkan Indonesia dalam kategori tahan.
Anggota Dewan Energi Nasional 2026-2030, Mohamad Fadhil Hasan menyampaikan peningkatan tersebut menunjukkan perbaikan kondisi ketahanan energi nasional.
"Jadi di tahun 2025 itu indeks ketahanan energi kita itu adalah 7,13. Dan ini meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu 6,74," kata Fadhil dalam acara Energy Forum CNBC Indonesia, Jakarta dikutip Selasa (30/6/2026).
Menurut dia indeks ketahanan energi diukur berdasarkan empat indikator utama, yaitu ketersediaan (availability), aksesibilitas (accessibility), keterjangkauan (affordability), dan keberlanjutan (sustainability).
Keempat indikator tersebut kemudian diuraikan lagi ke dalam sejumlah parameter yang lebih kuantitatif. Meski demikian, Fadhil mengingatkan capaian tersebut akan menghadapi tantangan pada 2026, terutama akibat meningkatnya eskalasi geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sektor energi.
Akan tetapi, kata dia berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah, DPR, dan PT Pertamina menunjukkan adanya pembagian tanggung jawab (sharing responsibility) dalam menjaga ketahanan energi nasional.
"Nah, satu hal yang ke depan yang harus kita lakukan adalah, saya kira juga tadi sudah diingat oleh Pak Menteri, itu adalah bagaimana kita melakukan diversifikasi sumber-sumber energi kita," katanya.
(pgr/pgr) Addsource on Google