Breaking! Harga Batu Bara Terbang 7%, Langkah Darurat China Buat Ngeri
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara meledak di tengah kekhawatiran pasokan dari China.
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Senin (2/6/2026) terbang 6,9% ke US$ 146,15 per troy ons. Harga batu bara ini mengakhiri tren negatif pelemahan selama tiga hari sebelumnya.
Harga penutupan kemarin juga menjadi yang tertinggi sejak 31 Maret 2026 atau dua bulan lebih.
Harga batu bara kokas China melonjak pada Senin hingga menyentuh level tertinggi dalam 19 bulan. Lonjakan terjadi setelah pertemuan keselamatan tambang di provinsi kaya batu bara, Shanxi, memperkuat kekhawatiran pasokan akibat penghentian produksi di sejumlah tambang pasca kecelakaan fatal bulan lalu.
Pemerintah Shanxi di China utara menggelar rapat khusus pada Sabtu terkait kampanye perbaikan risiko keselamatan dan bahaya tersembunyi di tambang batu bara, menurut media resmi lokal pada Minggu.
Â
Pejabat di pusat produksi batu bara terbesar China itu berjanji menerapkan pendekatan "tanpa toleransi" untuk menindak praktik ilegal seperti terowongan tersembunyi, manipulasi sistem pemantauan keselamatan, dan penambangan ilegal di luar area izin.
Pada akhir Mei, kecelakaan tambang fatal di tambang Liushenyu, Shanxi, menewaskan sedikitnya 82 orang. Insiden tersebut memicu inspeksi keselamatan ketat yang menyebabkan sejumlah tambang menghentikan produksi dan memunculkan kekhawatiran pasokan ketat.
Â
Sejumlah analis menilai skala dan tingkat keparahan kecelakaan sangat besar, sehingga ruang untuk pemulihan produksi cepat dalam jangka pendek menjadi terbatas.
Kontrak batu bara kokas paling aktif di Bursa Komoditas Dalian naik 7,16% menjadi CNY 1.377 (US$203,51) per ton metrik. Kontrak tersebut sempat menyentuh level tertinggi sejak 30 Oktober 2024 di CNY 1.387,5.
Kontrak kokas Dalian juga melonjak 4,84% menjadi CNY 1.993 per ton setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 8 November 2024 di CNY 2.026,5.
Sementara itu, harga bijih besi melemah akibat kekhawatiran surplus pasokan karena pengiriman meningkat dan permintaan musiman melambat.
(mae/mae) Add
source on Google