MARKET DATA

Daftar Lembaga Dunia yang Revisi Proyeksi Ekonomi RI 2026

mae,  CNBC Indonesia
17 April 2026 16:50
Suasana gedung bertingkat tertutup kabut polusi udara di Jakarta, Selasa (8/8/2023). Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga menggunakan masker untuk mengantisipasi polusi udara di Ibu Kota akibat polusi udara Jakarta dinilai sangat buruk.  (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah lembaga dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ada proyeksi yang membaik tapi mayoritas lebih rendah.

Kabar baik datang dari Asian Development Bank (ADB) yang merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,2%, lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya 5,1%.

Revisi ini tertuang dalam laporan Asian Development Outlook (ADO) April 2026 yang dirilis Jumat (10/4/2026.

ADB Lebih Optimistis dari Dana Moneter Internasional (IMF), OECD, hingga Bank Dunia.

Lembaga global ini justru lebih berhati-hati terhadap ekonomi Indonesia.

Dalam APBN 2026, pertumbuhan ekonomi dipatok 5,4%. Bahkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan ekonomi RI bisa tumbuh 6% tahun ini.

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sebesar 4,7%, jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi Januari 2026 di 5,0%. IMF juga memangkas proyeksi ekonomi Indonesia menjadi 5,0% pada 2026, dari proyeksi sebelumnya di 5,1%.


Dikutip dari laporan terbaru OECD Economic Outlook, Interim Report berjudul Testing Resilience, yang dirilis pada minggu lalu (26/3/2026), ekonomi Indonesia diperkirakan hanya tumbuh 4,8% pada 2026 dan 5% pada 2027. Sebelumnya, dalam laporan Desember 2025, OECD memperkirakan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5% pada 2026 dan 5.1% pada 2027.
Berikut proyeksi ekonomi sejumlah lembaga dunia:

(mae/mae) Add as a preferred
source on Google



Most Popular