"Bandar" Perang: Ini Senjata AS yang Paling Laris Diborong Dunia
Jakarta, CNBC Indonesia - Arah perdagangan senjata global setelah 2025 mulai terlihat dari berbagai pesanan yang telah disepakati oleh negara-negara produsen senjata.
Data dari SIPRI Arms Transfers Database, menunjukkan negara mana yang berpotensi menjadi eksportir atau pemasok terbesar dalam beberapa tahun ke depan.
SIPRI adalah sebuah lembaga internasional independen yang didedikasikan untuk penelitian mengenai konflik, persenjataan, pengendalian senjata, dan perlucutan senjata. Lembaga ini didirikan pada tahun 1966.
Berdasarkan data tersebut, Amerika Serikat menjadi eksportir senjata terbesar di dunia setelah 2025. Hal ini terutama terlihat dari tingginya jumlah pesanan pesawat tempur, kendaraan lapis baja, hingga artileri yang telah dipesan berbagai negara.
Addsource on Google