MARKET DATA

Deretan Ayat Kerusakan Alam: Krisis Diungkap Al-Qur'an 14 Abad Lalu

Kanthi Malikhah,  CNBC Indonesia
22 February 2026 05:16
Seorang anggota komunitas mencari orang hilang di antara puing-puing kayu setelah banjir yang dipicu oleh luapan sungai di wilayah Santa Cruz timur mengisolasi beberapa komunitas, di El Torno, Bolivia, 16 Desember 2025. (REUTERS/Claudia Morales)
Foto: Seorang anggota komunitas mencari orang hilang di antara puing-puing kayu setelah banjir yang dipicu oleh luapan sungai di wilayah Santa Cruz timur mengisolasi beberapa komunitas, di El Torno, Bolivia, 16 Desember 2025. (REUTERS/Claudia Morales)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia dihantam krisis lingkungan hebat bertubi-tubi. Banjir bandang di Sumaetra, kebakaran hebat di Amerika Serikat, hingga kekeringan parah di Afrika melanda umat manusia di berbagai belahan bumi pada 2025.

Krisis lingkungan kini terasa makin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perubahan iklim, degradasi hutan, hingga pencemaran laut meningkatkan biaya produksi, mengganggu rantai pasok, dan memperbesar potensi kerugian finansial.

Dunia merespons lewat standar keberlanjutan seperti ESG (Environmental, Social, dan Governance), dengan menempatkan aspek lingkungan sebagai fondasi baru pertumbuhan.

Namun jauh sebelum konsep ESG dikenal, Al-Qur'an telah menegaskan bahwa bumi diciptakan dalam keseimbangan dan manusia memikul amanah untuk menjaganya. Ketika keseimbangan itu terganggu, maka dampaknya bisa memicu krisis dan bencana alam. Artinya, jauh sebelum isu lingkungan menjadi krisis global seperti sekarang, Al-Qur'an sudah memperingatkannya lebih dari 14 abad yang lalu.

Berikut beberapa ayat Al-Qur'an yang membahas tentang kerusakan alam dan bencana.

 

(mae/mae)



Most Popular