Separuh BUMN Masih Tekor, Ini 10 Mesin Uang Terbesarnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Realisasi kinerja keuangan jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara total 2025 mencatatkan keuntungan signifikan sebesar Rp 332 triliun.
Namun capaian dari emiten dan perusahaan BUMN besar ini masih menjadi tumpuan utama bagi Danantara, sehingga penentuan framework kinerja masa mendatang sangat diperlukan untuk diduplikasi ke seluruh jajaran BUMN. Hal ini mengingat adanya tantangan inefisiensi di level anak usaha yang sempat disorot oleh manajemen Danantara.
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, mengungkapkan adanya potensi kerugian atau opportunity loss sebesar Rp 50 triliun dalam pengelolaan BUMN.
"Angka kerugian tersebut terdiri dari Rp 20 triliun yang merupakan kerugian dari 52% populasi 1.043 anak usaha, dan efisiensi operasional sebesar Rp 30 triliun," papar Dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).