Detik-Detik Mundurnya Bos OJK & Bursa Efek RI: Siapa Anggota Tersisa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Jajaran pejabat di bursa saham dan pasar keuangan Indonesia mengundurkan diri massal kemarin, Jumat (30/1/2026). Mundurnya pejabat teras di bursa saham ini tentu saja mengguncang Indonesia karena baru pertama kali terjadi dalam sejarah.
Berikut kronologi mundurnya pejabat di bursa saham mulai dari Direktur Utama Bursa Efek Indonesia hingga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.
Jumat pukul 09.20 WIB
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut disampaikan langsung dalam pernyataan terbuka kepadaawak media, Jumat (30/1/2026) menyusul kondisi pasar modal yang bergejolak dalam dua hari terakhir.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika yang terjadi di pasar.
Meski perdagangan pagi ini menunjukkan perbaikan, ia menilai langkah mundur adalah keputusan terbaik demi menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal nasional.
"Sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini. Saya berharap ini adalah yang terbaik bagi pasar modal Indonesia, dan semoga ke depan pasar kita bisa menjadi lebih baik," ujarnya.
Menyusul mundurnya Iman, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terjun merespons pernyataan pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman, Jumat (30/1/2026).
Indeks yang awalnya sudah menguat 2% ke level 8.402,77, langsung koreksi hingga -0,79% ke 8.167,16.
Akan tetapi selang beberapa menit IHSGkembalike zona hijau dan menguat 0,23% per pukul 09.37 WIB. Mayoritas saham masih berada di zona hijau dengan nilai transaksi yang terbilang besar, yakni Rp 10,17 triliun.
Foto: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memberikan sambutan saat pembukaan perdagangan saham awal tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026) (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memberikan sambutan saat pembukaan perdagangan saham awal tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026) (CNBC Indonesia/Tri Susilo) |
Jumat pukul 18.30 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi, dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I.B. Aditya Jayaantara menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.
Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan
"OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional," sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi.
Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Foto: Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam acara Penyerahan Rp. 161 Miliar Dana Masyarakat Korban Scam oleh Indonesia Anti-Scam Center di Gedung AA Maramis, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam acara Penyerahan Rp. 161 Miliar Dana Masyarakat Korban Scam oleh Indonesia Anti-Scam Center di Gedung AA Maramis, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) |
Jumat pukul 21.00 WIB
Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan(OJK) Mirza Adityaswara mengumumkan pengunduran dirinya dari badan pengawas industri keuangan RI.
OJK dalam keterangan resminya menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional.
Foto: Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menyampaikan sambutan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menyampaikan sambutan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) |
Â
Dengan mundurnya tiga petinggi OJK maka lembaga superbody di pasar keuangan tersebut kini menyisakan delapan anggota.
Sebagai catatan struktur Dewan Komisioner terdiri atas:
- Ketua merangkap anggota;
- Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota;
- Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota;
- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbonmerangkap anggota;
- Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, danDana Pensiunmerangkap anggota;
- Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota;
- Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota;
- Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasidan Pelindungan Konsumen merangkap anggota;
- Ketua Dewan Audit merangkap anggota;
- AnggotaEx-officiodari Bank Indonesia yang merupakan anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia; dan
- AnggotaEx-officiodari Kementerian Keuangan yang merupakan pejabat setingkat Eselon I Kementerian Keuangan
Foto: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memberikan sambutan saat pembukaan perdagangan saham awal tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026) (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam acara Penyerahan Rp. 161 Miliar Dana Masyarakat Korban Scam oleh Indonesia Anti-Scam Center di Gedung AA Maramis, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menyampaikan sambutan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)