Huru-Hara MSCI Menggoyang Saham Konglo: Siapa Paling Terpukul?
Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi jual masif yang mengguncang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)Â kemarin Kamis (29/1/2025) berdampak langsung pada kinerja saham-saham milik konglomerat papan atas. Hampir seluruh emiten yang terafiliasi dengan nama-nama besar terpaksa parkir di zona merah dengan penurunan yang signifikan hingga penutupan pasar.
Berikut adalah rincian kinerja saham berdasarkan grup konglomerasi masing-masing:
Grup Prajogo Pangestu
Volatilitas tinggi melanda emiten milik orang terkaya di Indonesia ini. PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan penurunan terdalam di tengah waktu perdagangan, sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi satu-satunya fenomena menarik yang berhasil bertahan di zona hijau di tengah gempuran pasar bahkan ditutup dengan kenaikan belasan persen.
Grup Keluarga Bakrie
Tekanan jual di Grup Bakrie terbilang sangat merata, terutama menghantam sektor energi dan mineral. Saham sejuta umat PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) harus rela kehilangan kapitalisasi pasarnya hampir 15% dalam sehari.
Grup Lainnya (Happy Hapsoro, Haji Isam, Tommy Soeharto)
Grup konglomerasi lainnya juga tidak luput dari sentimen negatif. Emiten properti dan pariwisata seperti PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menjadi yang paling terpukul di kategori ini.
-
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(gls/gls)