Negara dengan Pasukan Militer Aktif Terbanyak: China Kalahkan AS
Jakarta,CNBCIndonesia - Sumber daya manusia di militer, jenderal berpangkat tinggi hingga pasukan manusia, menjadi tonggak kekuatan militer suatu negara.
Berdasarkan data dari laporan Military Balance 2025 dari International Institute for Strategic Studies, Business Insider memberi peringkat negara-negara berdasarkan ukuran angkatan bersenjata aktif mereka dan mencantumkan anggaran pertahanan mereka, berdasarkan angka tahun 2024.
Ukuran angkatan bersenjata aktif adalah jumlah pasukan berseragam suatu negara: penerbang, tentara, pelaut, pasukan khusus, dan Marinir. Angkatan darat, khususnya, bergantung pada ukuran untuk merebut dan menduduki wilayah.
Jumlah personel militer aktif bukanlah satu-satunya faktor yang penting ketika membandingkan kekuatan militer antar negara, tetapi hal itu menunjukkan kekuatan laten yang dapat ditingkatkan melalui wajib militer dan pemanggilan pasukan cadangan.
"Angka memang penting, tetapi kemampuan militer jauh lebih luas dari itu," kata Mark Cancian, penasihat senior di Center for Strategic and International Studies, sebuah lembaga think tank kebijakan luar negeri dan keamanan nasional yang berbasis di Washington, DC.
IISS, sebuah lembaga think tank yang berkantor pusat di London, menganggap angkatan bersenjata aktif, pasukan cadangan, dan paramiliter sebagai kategori terpisah dalam analisisnya, yang menunjukkan gambaran yang lebih lengkap tentang kekuatan personel setiap negara.
Namun, meskipun pasukan cadangan dapat membantu militer bila diperlukan, kualitas dan lamanya keahlian mereka dapat bervariasi antara sistem wajib militer dan sistem berbasis sukarelawan, kata Cancian kepada Business Insider.
"Ketika Anda melihat jumlah pasukan cadangan di beberapa negara, Anda sering melihat orang-orang yang belum berlatih selama 10 atau 20 tahun," katanya. "Ini memberi Anda angka yang besar, tetapi nilai militer mereka diragukan."
Dan meskipun paramiliter dapat efektif dalam menegakkan keamanan internal dan kekuatan partai, Cancian mengatakan bahwa "sebagai kekuatan militer, mereka pada dasarnya tidak memiliki nilai sama sekali."
Bahkan jika memperhitungkan seluruh kekuatan militer, personel hanyalah salah satu dari berbagai faktor yang dapat menentukan kekuatan militer suatu negara, yang juga mencakup peralatan dan kesiapan.
Ada juga peran teknologi dalam peperangan global, ukuran dan kecanggihan angkatan udara dan armada angkatan laut, kemampuan amfibi untuk mendaratkan pasukan penyerang, sistem komando dan kendali, atau kekuatan nuklir, yang semuanya membentuk kekuatan militer. Kekuatan yang lebih besar dan lebih maju membutuhkan pengeluaran negara yang lebih tinggi.
Namun demikian, membandingkan kekuatan militer global memberikan wawasan tentang bagaimana negara-negara memprioritaskan kekuatan militer.
Berikut 10 Negara dengan jumlah pasukan aktif terbanyak di dunia:
1. China
China memiliki jumlah anggota militer aktif terbanyak di dunia dengan jumlah 2.035.000 personil dan anggaran pertahanan terbesar kedua di dunia dengan nilai $235 miliar pada tahun 2024. China adalah negara dengan populasi 1,4 miliar jiwa.
2. India
Angkatan Bersenjata India memiliki jumlah anggota aktif terbesar kedua di dunia, yakni 1.476.000. India memiliki populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa, lebih dari empat kali lipat populasi AS.
3. Amerika Serikat
AS adalah negara dengan jumlah personil militer terbanyak ketiga dengan 1.316.000 jiwa dan menjadi negara dengan anggaran militer terbesar di dunia dengan US$968 juta.
4. Korea Utara
Korea Utara, sebuah negara dengan sekitar 25 juta penduduk, memiliki kekuatan militer aktif yang setara dengan Amerika Serikat, yang memiliki populasi 1.280.000 juta personil militer.
5. Rusia
Angkatan Bersenjata Federasi Rusia memiliki sekitar 1,5 juta personel cadangan dengan total personil aktif 1.134.000 jiwa.
6. Ukraina
Ukraina memiliki sekitar 260.000 anggota gendarmerie dan paramiliter. Pasukan mereka telah bertambah besar untuk melawan invasi yang dilancarkan Rusia pada tahun 2022. Tercatat memiliki 740.000 anggota militer aktif.
7. Pakistan
Pakistan tercatat memiliki 660.000 personil aktif dan berada di peringkat ketujuh.
Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia menduduki peringkat 13 dengan jumlah personil aktif 405.000 jiwa.
(ras/luc)