Special Interview

Mimpi Sri Mulyani yang Belum Tercapai, Jadi Presiden Bu?

Profil - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
14 January 2020 10:06
Mimpi Sri Mulyani yang Belum Tercapai, Jadi Presiden Bu?
Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini mungkin banyak yang bermimpi bisa menjadi sosok yang pintar dan dikagumi seperti Sri Mulyani Indrawati. Selain sebagai Menteri Keuangan di tiga periode, ia juga pernah menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Tak hanya itu, rekam jejaknya sebagai Menteri Keuangan juga mendapatkan banyak apresiasi tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari internasional. Hal ini terbukti dengan sejumlah penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik yang telah diraihnya dari berbagai lembaga dunia.

Terakhir, Sri Mulyani juga masuk dalam daftar jajaran wanita paling berpengaruh di dunia The World's 100 Most Powerful Women 2019 versi majalah Forbes. Dalam daftar ini, Sri Mulyani menduduki posisi ke-76 dan satu-satunya yang berasal dari Indonesia.


Namun, sejumlah prestasi ini ternyata belum membuatnya puas. Tidak lain, karena cita-citanya sampai saat ini belum bisa terwujud.

Ini Mimpi Sri Mulyani yang Belum Tercapai, Jadi Presiden Bu?Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)


Cita-citanya secara pribadi ini ternilai sangat sederhana, namun ia belum bisa mewujudkannya karena kondisi pekerjaan yang menumpuk, sehingga saat ini cita-cita tersebut hanya lah cita-cita karena usianya pun sudah tak memungkinkan. Mimpinya tersebut adalah menjadi Guru Taman Kanak-Kanak (TK).

"Kalau pribadi saya ingin menjadi guru taman kanak-kanak tapi kalau makin tua ternyata sepertinya tidak mungkin. Saya lihat guru taman kanak-kanak tuh harus tenaganya sangat besar, karena main sama anak-anak, lari-lari, tapi saya selalu senang dengan anak-anak ," ujarnya saat berbincang dengan CNBC Indonesia, Jumat (10/1/2020).

Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa ia hanya ingin bisa menghabiskan waktu untuk melakukan semua hobi yang dimilikinya. Waktu luang bersama keluarga yang saat ini jarang bisa dilakukan karena pekerjaannya sebagai pembantu Presiden.

"Jadi kalau mungkin saya bicara tentang impian pribadi, kalau saya bisa secara tenang, bisa menikmati my private time dalam hal ini bisa menyalurkan hobi-hobi yang saya miliki, apakah itu melukis atau membaca atau menulis. Itu adalah hobi-hobi yang selama ini sangat tertunda karena begitu banyak pekerjaan yang harus dihadapi," kata dia.

Tidak hanya mimpi secara pribadi, ia pun memiliki mimpi untuk Indonesia dan dunia. Dimana mimpi itu adalah kedamaian bagi seluruh masyarakat.

Untuk Indonesia, ia berharap agar kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan bisa di atas secara signifikan dari saat ini.

Berikut bincang-bincang lengkap CNBC Indonesia dengan Sri Mulyani mengenai impian Pribadi dan untuk Indonesia:

Mimpi-mimpi Sri Mulyani yang belum tercapai Apakah ada?

Kalau pribadi, saya ingin menjadi guru taman kanak-kanak tapi kalau makin tua ternyata semakin tidak mungkin. Saya lihat guru taman kanak-kanak tuh harus tenaganya sangat besar, karena main sama anak-anak dan lari-lari, tapi saya selalu senang dengan anak-anak.

Jadi kalau mungkin saya bicara tentang impian pribadi, kalau saya bisa secara tenang bisa menikmati my private time dalam hal ini bisa menyalurkan hobi-hobi yang saya miliki apakah itu melukis atau membaca atau menulis. Itu adalah hobi-hobi yang selama ini sangat tertunda karena begitu banyak pekerjaan yang harus dihadapi.

Kalau bicara mimpi bersama Indonesia, karena suka dan tidak suka selama 20 tahun bekerja di sektor publik akan terjadi suatu attachment dengan mimpi saya pribadi dengan kondisi masyarakat ekonomi dan bahkan dunia. Karena Saya pernah bekerja di dunia, impian kita tentu saja ingin dunia tetap damai, di mana jumlah orang miskin di dunia bisa turun secara drastis artinya prospek untuk kemakmuran bisa disebarkan terutama ke bagian-bagian dunia yang masih belum mampu menikmati kemakmuran itu. Saya sudah traveling ke Afrika, Latin Amerika, Eropa Timur, Asia Selatan, daerah-daerah yang saya menganggap bahwa mereka mungkin belum banyak tersentuh oleh pembangunan yang begitu hiruk pikuk selama beberapa dekade terakhir.

Bermimpi bahwa suatu hari nanti dunia ini akan lebih damai, lebih sejahtera dan lebih adil itu tiga hal yang lebih luar biasa dan itu dalam ada dalam pondasi Indonesia.

Saya rasa sama mimpi itu masih relevan dan itu harusnya menjadi orientasi sebagai public officials, saya yang harus terus-menerus mengupayakan sehingga dia tidak menjadi hanya impian tapi juga tahapan-tahapan yang bisa kita rasakan progresnya.

Kalau kita lihat kemiskinan Indonesia saat ini adalah paling rendah single digit yakni 9,4% dan kita berharap bisa turun di bawah 9 dan juga dari sisi gini rasio yang menggambarkan perjuangan itu sekarang terkoreksi secara sangat konsisten selama 5 tahun dan akan terus berlanjut. Ini adalah tanda-tanda yang baik, artinya kita tidak hanya sekedar menyampaikan impian tapi juga ada tahapan bahwa kita ada tahapan menuju progress itu dan progres itu kita harus terus berjalan.






[Gambas:Video CNBC]




(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading