Helikopter Sewaan BNPB untuk Water Bombing Karhutla Kalimantan Jatuh
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah helikopter jenis Super Puma VH-HGM yang disewa oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jatuh di Sungai Barito, wilayah Desa Tabatan, Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026).
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan dari laporan yang pihaknya terima, helikopter tersebut jatuh sekitar pukul 11.58 WITA. Helikopter kehilangan kendali saat bermanuver setelah mengambil air dengan bambi bucket di sungai.
"Helikopter dengan nomor registrasi VH-HGM tersebut diketahui membawa tiga orang kru penerbangan. Berdasarkan laporan awal, seluruh kru dilaporkan dalam kondisi selamat," kata Berton dalam keterangan tertulisnya.
Ketiga kru itu tersebut adalah Michael John Betteridge (WN Australia), Hugh Andrew John (WN Selandia Baru), dan Yayan (WN Indonesia).
Armada bernomor seri (MSN) 2878 ini merupakan helikopter yang terdaftar di bawah kepemilikan swasta yang dikontrak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk operasi pengeboman air. Di Indonesia, armada tersebut kerap mendukung berbagai misi penanggulangan bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan catatan rute penerbangan yang meliputi Banjarmasin, Pontianak, dan Surabaya.
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi telah menerima laporan pendahuluan terkait insiden jatuhnya armada udara ini. Saat ini, tim terkait masih bersiaga di lapangan dan laporan lengkap mengenai kronologi serta penyebab pasti kecelakaan sedang disusun untuk segera disampaikan kepada publik dan pihak berwenang.
(wur/wur)