FOTO Internasional

250 Pasangan Palestina Ikut Pernikahan Massal di Tengah Perang Gaza

Reuters, AFP, CNBC Indonesia
Minggu, 08/11/2026 15:15 WIB

250 pasangan Palestina ikut pernikahan massal di Gaza. Begini potretnya.


1/6 Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). Pihak Operation Chivalrous Knight, kampanye bantuan kemanusiaan yang didukung Uni Emirat Arab mengadakan acara ini agar para pasangan bisa memulai hidup baru dan merayakan cinta waktu kondisi Gaza masih berlangsung konflik bersenjata. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

2/6 Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Prosesi pernikahan itu berlangsung walaupun ada kekhawatiran konflik di wikayah Gaza dekat berlangsungnya. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

3/6 Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Terlihat raut kebahagiaan tetap terlihat pada para pasangan peserta nikah massal. (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

4/6 Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Perang ataupun situasi konflik ekstrem seperti yang terjadi di Gaza tidak membatalkan atau melarang hukum pernikahan. Menikah pada saat terjadi peperangan dipandang memiliki kedudukan hukum dan dimensi spiritual sangat spesial. (AFP/OMAR AL-QATTAA)

5/6 Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Pernikahan massal tersebut terjadi ketika operasi militer Israel terus berlanjut di seluruh wilayah dan banyak generasi muda Gaza menghadapi kesulitan keuangan yang parah, pengungsian yang meluas, dan kehilangan rumah. (REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

6/6 Meski masih dalam kondisi perang, sebanyak 250 pasangan di Gaza resmi menikah massal, Sabtu (7/11/2026). (AFP/OMAR AL-QATTAA)

Sangat sulit bagi mereka untuk membiayai upacara pernikahan, dan acara ini dirancang untuk meringankan beban tersebut dan membantu pasangan memulai kehidupan pernikahan. (AFP/OMAR AL-QATTAA)