FOTO Internasional

Momen Pelajar Prancis Dorong Tempat Sampah ke Arah Polisi

Reuters, CNBC Indonesia
Sabtu, 07/11/2026 19:10 WIB

Pelajar Prancis kembali protes menentang pemerintahan. Para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli polisi.

1/6 Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

2/6 Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

Para pengunjuk rasa berpawai melintasi ibu kota dan melemparkan benda-benda ke arah petugas. Polisi menggunakan kekerasan untuk memukul mundur para demonstran dan membubarkan massa. (REUTERS/Eric Baradat)

3/6 Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

Aksi mogok ini awalnya diserukan oleh lima serikat pekerja, termasuk CGT, CFDT, FO, FSU, dan UNSA dengan tuntutan berupa kenaikan upah dan pensiun, perlindungan kerja, serta investasi yang lebih besar dalam layanan publik. Serikat pekerja lainnya kemudian turut bergabung dalam seruan tersebut. (REUTERS/Eric Baradat)

4/6 Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

Para pelajar universitas dan sekolah menengah menuntut kondisi pembelajaran yang lebih baik, penambahan jumlah guru, serta pendanaan pendidikan yang lebih besar. Tuntutan ini membuat aksi mereka berjalan beriringan dengan kampanye para pekerja terkait upah dan biaya hidup. (REUTERS/Eric Baradat)

5/6 Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

Ratusan pelajar tetap berkumpul di kawasan Latin Quarter. Pada hari yang sama, Kementerian Pendidikan Tinggi melaporkan adanya gangguan di 51 dari 184 institusi pendidikan tinggi di Prancis, sementara organisasi pelajar mengeklaim bahwa lebih dari 50 kampus universitas telah diblokade. (REUTERS/Eric Baradat)

6/6 Pelajar di Paris, Prancis memulai kembali protes menentang pemerintahan, Jumat (6/11/2026). Dalam aksinya, para pelajar mendorong tempat sampah dan memukuli tutupnya ke arah polisi dalam aksi mogok nasional. (REUTERS/Eric Baradat)

Di Paris, ketegangan muncul setelah adanya pembatasan terhadap aksi pawai pelajar lainnya pada hari Selasa. Kelompok Interfac Ile de France sempat mengusulkan rute dari Panthéon menuju kantor pusat Medef organisasi pengusaha utama di Prancis, namun polisi menolak rute tersebut dan menawarkan rute alternatif di pinggiran ibu kota. (REUTERS/Eric Baradat)