Tambang Mulai Pulih, Freeport Produksi 820 Juta Pon Tembaga di 2026

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Selasa, 03/11/2026 21:20 WIB
Foto: Area tambang terbuka Grasberg dan tambang bawah tanah Deep Mill Level Zone (DMLZ), PT Freeport Indonesia (PTFI). (PT Freeport Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkirakan produksi tembaga dari tambang Grasberg di Papua Tengah bisa mencapai 820 juta pon hingga akhir 2026.

Hal itu seiring dengan pemulihan operasional tambang Grasberg Block Cave (GBC) usai terjadinya insiden longsoran lumpur pada awal September 2025 lalu.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengungkapkan bahwa realisasi produksi tembaga hingga Kuartal III-2026 sebesar 249 juta pon dengan deviasi hanya sebesar 1% dari rencana.


Sementara itu, produksi emas hingga kuartal ketiga mencapai 219 ribu ons. Adapun, produksi emas tambang Freeport sampai akhir 2026 diperkirakan mencapai sekitar 700.000 ons.

Pihaknya pun memperkirakan kemampuan produksi tambang hingga akhir tahun ini baru mencapai 67% dari total kapasitas produksi normal.

"Pemulihan tambang berjalan sesuai dengan rencana semuanya. Produksi kita di quarter ketiga ini tembaganya 249 juta pound, sesuai dengan rencana. Ya, ada 1% deviasi. Emasnya itu 219 ribu ounces. Jadi total sudah kira-kira 67% (dari kapasitas produksi normal) dari forecast sampai akhir tahun. Jadi sesuai target," kata Tony saat ditemui id sela acara Minerba Convention & Exhibition (Convex) 2026, di Jiexpo, Selasa (3/11/2026).

"Kita kan sesuai dengan forecast kita, kita produksi tahun ini akan 800 juta pound, 820 juta pound untuk tembaga dan 700 ribu ounces emas. Sesuai dengan itu. Jadi ada penurunan drastis, kalau dari kapasitas normal ya penurunan drastis, tapi sesuai dengan forecast kita yang sudah kita sampaikan ke publik dari awal tahun," paparnya.

Dia menyebut, operasional tambang PTFI diproyeksikan berangsur pulih menuju 100% pada akhir 2027 dan kembali berproduksi penuh 100% pada 2028.

"2027 menuju 100%. Akhir 2027 itu menuju 100%. 100% nya 2028," tandasnya.


(wia)
Saksikan video di bawah ini:

ESDM Usut Perusahaan Asing Pemilik Kebun Sawit Jalankan Usaha Tambang