MARKET DATA
Internasional

Petaka Tiba di India, Badai Siklon Murasu Paksa 30.000 Orang Mengungsi

luc,  CNBC Indonesia
03 November 2026 14:50
A man stands under an umbrella next to fishing boats moored at a fishing harbour as it drizzles, ahead of Cyclone Murasu's expected landfall, in Chennai, India, November 2, 2026. REUTERS/Riya Mariyam R
Foto: REUTERS/Riya Mariyam R

Jakarta, CNBC Indonesia - Badai siklon Murasu menerjang pesisir timur India pada Selasa (3/11/2026), memaksa otoritas setempat mengevakuasi ribuan warga dari wilayah yang terancam. Badai ini menjadi siklon kedua yang menghantam kawasan tersebut dalam kurun waktu satu pekan.

Departemen Meteorologi India (IMD) melaporkan Murasu mencapai daratan di negara bagian Andhra Pradesh, wilayah tenggara India, pada pukul 03.30 hingga 05.30 waktu setempat.

Saat menerjang daratan, badai tersebut membawa angin dengan kecepatan 100-110 kilometer per jam (km/jam), sementara embusannya mencapai 120 km/jam.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa maupun orang terluka. Namun, sejumlah pohon dan tiang listrik dilaporkan tumbang akibat terjangan angin.

Prakhar Jain, Direktur Pelaksana Otoritas Penanggulangan Bencana Negara Bagian Andhra Pradesh, menyampaikan bahwa kerusakan tersebut terjadi saat badai melintasi wilayah pesisir.

Dilansir Reuters, otoritas setempat telah memulai evakuasi ribuan warga sejak Senin. Pemerintah juga menyiapkan pemindahan sekitar 30.000 orang ke tempat yang lebih aman di Andhra Pradesh, yang berada dalam jalur pergerakan siklon.

Murasu terbentuk di atas Teluk Benggala, kawasan yang dikenal sebagai salah satu wilayah pembentukan siklon tropis. Perairan tersebut sebelumnya juga menjadi sumber sejumlah badai mematikan yang menerjang pesisir timur India.

Menurut prakiraan IMD, Andhra Pradesh dan Tamil Nadu, negara bagian yang berada di sebelah selatannya, diperkirakan menjadi wilayah yang paling terdampak.

Sebelum Murasu, siklon Arnab lebih dulu menghantam Andhra Pradesh pada Rabu pekan lalu. Badai yang dikategorikan IMD sebagai siklon sangat parah tersebut menewaskan sedikitnya enam orang.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Petaka Baru Sudah Tiba di India, 180.000 Orang Dievakuasi


Most Popular
Features