5 Photos
Potret 52 Ton Alpukat Dimusnahkan karena Ancam Ekspor
Meksiko musnahkan 52 ton alpukat dari empat negara bagian setelah ditemukan hama kumbang penggerek biji yang mengancam ekspor.
Para petani membuang alpukat di San Angel Zurumbucapio, Negara Bagian Michoacan, Meksiko, setelah otoritas lingkungan setempat mengonfirmasi temuan hama kumbang penggerek biji alpukat (avocado seed weevil) pada sejumlah besar hasil panen yang disiapkan untuk ekspor internasional. (REUTERS/Stringer)
Wilayah tersebut merupakan pusat industri alpukat Meksiko sekaligus salah satu hub ekspor global komoditas tersebut, dilansir Reuters, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Stringer)
Temuan larva hama tersebut membuat otoritas menahan pengiriman alpukat dan memaksa para produsen membuang hasil panen dalam jumlah besar. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran hama yang dapat merusak tanaman dan buah alpukat. (REUTERS/Stringer)
Media lokal melaporkan, produsen alpukat dari empat negara bagian, yakni Michoacan, Jalisco, Colima, dan Nayarit, memusnahkan hingga 52 ton alpukat selama akhir pekan. Badan keamanan pangan Meksiko, SENASICA, turut mendukung proses pemusnahan tersebut. (REUTERS/Stringer)
Di San Angel Zurumucapio, wilayah Ziracuaretiro, Michoacan, para produsen terlihat mengosongkan muatan truk berisi alpukat. Peti-peti berisi buah tersebut kemudian dibuang ke dalam lubang untuk dibakar dan dikubur sesuai protokol pemberantasan hama. Kumbang penggerek biji alpukat diketahui menyerang cabang dan batang pohon alpukat. Hama ini juga dapat masuk ke dalam biji buah sehingga menyebabkan kerusakan pada hasil produksi. (REUTERS/Stringer)
Temuan tersebut menjadi perhatian serius bagi industri alpukat Meksiko, mengingat negara itu merupakan salah satu pemasok utama alpukat untuk pasar internasional. Penahanan pengiriman dan pemusnahan puluhan ton buah menjadi langkah pengendalian untuk membatasi penyebaran hama. (REUTERS/Stringer)