Hujan Lebat Menggila, Mulai Makan Korban Jiwa di Wilayah Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Hujan lebat yang menyebabkan bencana terjadi di Pulau Santa Cruz, Ekuador, yang terletak di Kepulauan Galapagos. Insiden tersebut telah menewaskan satu orang, menyebabkan dua orang hilang, dan sekitar 80 orang dievakuasi.
Mengutip Ecuavisa, kondisi tersebut membuat pihak berwenang menyatakan keadaan darurat. Laporan korban tersebut terjadi di sektor Bellavista dan Divino Nino.
Sebagai informasi, hujan lebat menyebabkan banjir di beberapa wilayah, termasuk Bellavista dan Santa Rosa di dataran tinggi tengah pulau tersebut, serta Miramar, Aguacatal, dan La Cascada di wilayah pesisir. Bahkan, sebuah rumah runtuh di Miramar, dan kabel listrik rusak.
Pihak berwenang mengevakuasi sekitar 80 orang ke Koloseum Olahraga Santa Cruz, yang telah diubah menjadi tempat penampungan sementara.
Bandara di Pulau Baltra juga menghentikan sementara operasi komersialnya, namun tetap beroperasi untuk penerbangan darurat dan pengangkutan bantuan kemanusiaan.
Gangguan lalu lintas juga dilaporkan terjadi, terutama di sepanjang rute yang menghubungkan Puerto Ayora dan Bellavista. Pihak berwenang mengimbau warga untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu.
Dewan Pemerintah Galapagos menyatakan telah mengerahkan alat berat dan truk untuk mendukung upaya evakuasi dan bantuan, berkoordinasi dengan Komite Operasi Darurat Kanton.
Mengutip akun X, Sekretaris bidang manajemen risiko, Carolina Lozano mengatakan pihak berwenang telah melaksanakan operasi evakuasi dan penyelamatan serta mendirikan dua tempat penampungan sementara dengan kapasitas gabungan 500 orang.
Lozano mengatakan pemerintah sedang menilai kebutuhan keluarga yang terdampak dan bersiap mengirimkan 1.000 paket bantuan kemanusiaan ke pulau tersebut.
Komite Operasi Darurat Nasional mengerahkan 13 tenaga kesehatan, yang memberikan lebih dari 55 konsultasi medis dan memindahkan tiga pasien ke rumah sakit.
Pusat Kesehatan Santa Cruz juga tidak beroperasi akibat banjir. Pihak berwenang terus mengoordinasikan operasi penyelamatan, evakuasi, dan bantuan kemanusiaan seiring berlanjutnya penilaian kerusakan.
Â
(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]