7 Photos
Potret Perusuh Bertopeng Jarah Toko saat Demo Gen Z di Jerman
Demo puluhan ribu anak muda di 34 kota Jerman berujung ricuh. Perusuh menjarah toko dan melempar bom molotov ke arah petugas di Frankfurt.
Seseorang mengenakan kostum Batman sambil memberi isyarat di tengah kobaran api saat demonstrasi di Frankfurt, Jerman, Sabtu (31/10/2026). Aksi yang diikuti puluhan ribu anak muda di berbagai kota itu berujung ricuh, bahkan diwarnai penjarahan toko oleh sejumlah perusuh bertopeng. Demonstrasi yang digerakkan kelompok Gen Z regelt tersebut menuntut peningkatan anggaran pendidikan, layanan sosial, kebudayaan, dan kesehatan, serta memprotes kenaikan biaya hidup dan wacana wajib militer. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Demonstrasi tersebut digelar untuk menuntut peningkatan kualitas pendidikan dan penurunan biaya hidup yang semakin membebani masyarakat muda. Aksi berlangsung di 34 kota, termasuk Berlin, Frankfurt, dan Munich. (REUTERS/Annegret Hilse)
Mengutip Reuters, Minggu (1/11/2026), aksi tersebut diinisiasi kelompok kampanye bernama "Gen Z regelt" atau "Gen Z mengambil kendali". Kelompok ini juga menentang wajib militer serta mendesak pemerintah meningkatkan investasi di sektor pendidikan. (REUTERS/Thilo Schmuelgen)
Di Frankfurt, pusat keuangan Jerman, situasi berubah menjadi kekerasan. Sedikitnya dua toko dijarah dan beberapa lainnya mengalami kerusakan. Polisi berupaya mengendalikan situasi setelah bentrokan dan aksi perusakan terjadi di pusat kota. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
"Kerusuhan dengan kekerasan masih berlangsung," kata Kepolisian Frankfurt melalui platform X. Polisi menyebut sejumlah toko mengalami kerusakan kaca, sementara bom molotov juga dilemparkan ke arah petugas layanan darurat. Masyarakat diminta menjauhi atau meninggalkan kawasan pusat kota. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Gelombang demonstrasi ini merupakan bagian dari aksi yang dipimpin Generasi Z di berbagai negara Eropa sepanjang tahun ini. Di Serbia, gerakan mahasiswa turut berperan dalam menggulingkan pemimpin lama melalui pemungutan suara. Sementara itu, demonstrasi di Prancis berkembang menjadi kerusuhan dan penjarahan. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Berdasarkan data resmi pada Sabtu sore, jumlah peserta demonstrasi di Jerman diperkirakan masih di bawah target awal penyelenggara sebanyak 182.000 orang. Kepolisian di Frankfurt, Munich, dan Berlin mencatat jumlah demonstran mencapai sekitar 18.000 orang, atau setengah dari perkiraan 36.000 peserta yang tercantum di situs penyelenggara. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)