Dilepas ke Sefas Group, Merek SPBU Shell di RI Dipastikan Tetap Ada

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Jumat, 30/10/2026 17:40 WIB
Foto: Suasana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di kawasan Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (18/4/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Shell Indonesia mengumumkan telah menyelesaikan pengalihan kepemilikan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia kepada Sefas Group.

Bisnis tersebut akan beroperasi melalui PT Isla Energy Indonesia yang saat ini dimiliki oleh Sefas Group.

Meski secara kepemilikan sudah beralih, namun Shell memastikan merek SPBU Shell masih tetap ada di Indonesia.


"Berdasarkan perjanjian lisensi merek, merek Shell akan tetap digunakan di seluruh jaringan SPBU PT Isla Energy Indonesia dan pelanggan akan terus memiliki akses untuk menggunakan produk BBM berkualitas tinggi Shell," ungkap pernyataan resmi Shell, Jumat (30/10/2026).

Berdasarkan pernyataan Shell, transaksi tersebut telah diselesaikan berdasarkan perjanjian jual beli yang telah direvisi dengan Sefas Group.

Pengalihan kepemilikan tersebut mencakup pengalihan bisnis SPBU, kegiatan pasokan dan distribusi terkait, terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) di Gresik, serta sekitar 200 SPBU Shell di Indonesia dengan lebih dari 160 SPBU di antaranya merupakan milik perusahaan (company-owned).

Meski bisnis SPBU dilepas, namun Shell tetap mempertahankan bisnis pelumasnya di Indonesia.

Pada September 2026, Shell Indonesia secara resmi memulai produksi Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant) di Indonesia. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun dan melengkapi Pabrik Pelumas (Lubricants Oil Blending Plant/LOBP) Shell yang telah beroperasi di Marunda, Bekasi, dengan kapasitas produksi 300 juta liter per tahun.


(wia)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pertamina Tambah Kapal Distribusi, Bahlil: Stok BBM Bali Aman